Penuh Intrik, Jannik Sinner Jegal Joao Fonseca Di Indian Wells
Jannik Sinner [image: getty images]
Berita Tenis: Jika laga di Indian Wells Open musim 2026 merupakan gambaran dari apa yang akan terjadi antara dua petenis muda, Jannik Sinner dan Joao Fonseca, kita mungkin baru saja menyaksikan lahirnya persaingan epik berikutnya di turnamen ATP.
Pertemuan pertama yang sangat dinantikan antara bintang-bintang muda tersebut memenuhi ekspektasi yang tinggi di hadapan penonton yang memadati stadion pada jam tayang utama. Dalam dua set yang mendebarkan dan penuh kekuatan, petenis berusia 24 tahun tampil lebih unggul di momen-momen krusial untuk melaju ke perempatfinal Indian Wells Open untuk kali ketiga dalam kariernya.
Dalam kemenangan 7-6, 7-6, petenis unggulan kedua menyelamatkan tiga peluang set point di babak tiebreak set pertama, kemudian melupakan kegagalannya untuk menutup pertandingan dari kedudukan 5-2 di set kedua.
Petenis berkebangsaan Italia akhirnya memastikan kemenangan atas petenis berusia 19 tahun, Fonseca dengan peningkatan performa di akhir babak tiebreak set kedua, unggul lebih dulu dalam head to head yang menjanjikan akan berlangsung selama bermusim-musim mendatang.
“Joao adalah petenis yang luar biasa, talenta yang luar biasa, sangat kuat dari kedua sisi. Ia melakukan servis dengan sangat baik,” komentar Sinner setelah kemenangan tipis tersebut.
“Saya rasa, mencoba untuk seagresif mungkin adalah kuncinya. Saya sedikit menurunkan intensitas di akhir set kedua tetapi ia memainkan tenis yang luar biasa di sana. Suasananya luar biasa, jadi saya sangat senang dengan pertandingan kali ini.”
Petenis peringkat 2 dunia kini telah melaju ke perempatfinal dalam 11 dari 12 turnamen Masters 1000 yang dimainkannya sejak awal musimn 2024. Dengan kemenangan ke-97 di turnamen level tersebut, ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang bersama Fabio Fognini sebagai petenis berkebangsaan Italia dengan kemenangan terbanyak di turnamen level bergengsi tersebut.
Di set pembuka yang berlangsung sangat ketat, tiga peluang break point terbuang sia-sia sebelum petenis berkebangsaan Brazil, Fonseca merebut kendali dengan serangan kuat untuk unggul 5/2 di babak tiebreak. Saat petenis berusia 19 tahun melakukan servis, petenis unggulan kedua mendapatkan satu peluang mini-break lagiali dengan drop-volley yang inventif untuk mengakhiri poin yang penuh aksi tersebut, membuat petenis berkebangsaan Brazil kewalahan.
Mungkin sebagai akibat atas usahanya di poin yang melelahkan itu, level permainan Fonseca sempat menurun, memberi petenis berkebangsaan Italia kesempatan baru di skor 6/3. Memanfaatkan sepenuhnya kesempatan tersebut, petenis peringkat 2 dunia melepaskan pengembalian yang menghasilkan poin kemenangan pada kedudukan 6/6 dan mengamankan set tersebut dengan poin kelimanya secara beruntun.
Sinner tampak akan memenangkan set kedua dengan lebih mudah ketika ia menekan Fonseca hingga melakukan beberapa kesalahan dan unggul 4-2. Tetapi, setelah tidak menghadapi peluang break point sejak service game pertamanya, ia kehilangan servisnya saat unggul 5-3, bagian dari serangkaian poin gemilang petenis berusia 19 tahun yang memenangkan 12 dari 14 poin.
Namun, juara ATP Finals musim 2025 sekali lagi menunjukkan performa terbaiknya di momen-momen krusial set kedua, memenangkan empat poin terakhir di babak tiebreak dan mengamankan kemenangan yang diraih dengan susah payah dengan pukulan forehand return winner.
Mengejar gelar Indian Wells Open pertamanya, Sinner selanjutnya akan menghadapi petenis unggulan ke-25, Learner Tien di perempatfinal, setelah petenis tuan rumah berusia 20 tahun menyelamatkan dua peluang match point demi membenamkan petenis berkebangsaan Spanyol, Alejandro Davidovich Fokina dengan 4-6, 6-1, 7-6.
Artikel Tag: Indian Wells Open, Jannik Sinner, Joao Fonseca, Learner Tien
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/penuh-intrik-jannik-sinner-jegal-joao-fonseca-di-indian-wells
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini