Respons Tajam Iga Swiatek Usai Kekalahan Di US Open
Iga Swiatek [image: getty images]
Berita Tenis: Iga Swiatek menjadi bintang besar terbaru yang takluk oleh semangat juang luar biasa Zheng Qinwen Zheng. Ia kehilangan keunggulan 0-5 di set pertama dan akhirnya kalah dua set langsung.
Itu merupakan pertandingan kedua berturut-turut di mana petenis berkebangsaan Cina, Zheng berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal jauh, menyusul kemenangannya baru-baru ini atas petenis tuan rumah, Madison Keys.
Peraih medali emas Olimpiade tahun 2024 di Paris, Zheng kini melaju ke perempatfinal US Open musim 2026, sementara bagi petenis yang telah mengantongi enam gelar Grand Slam, musim Grand Slam-nya telah berakhir.
Tidak mengherankan, petenis berkebangsaan Polandia tampak frustrasi saat memasuki ruang konferensi pers. Hal tersebut tecermin dari beberapa jawabannya. Ia sempat melontarkan tanggapan yang agak ketus saat diminta menjelaskan bagaimana dan mengapa ia kalah dalam pertandingan tersebut.
Konferensi pers dimulai dengan pertanyaan dari seorang wartawan mengenai bagaimana mantan petenis peringkat 1 dunia berencana untuk bangkit kembali setelah kekalahan yang begitu telak. Ia mengakui bahwa kekalahan mengejutkan seperti itu — khususnya di US Open — tidak lagi membuatnya heran.
"Sejujurnya, setiap gelaran US Open sejak musim 2022 selalu seperti itu. Kami sudah sering mengalami kekalahan, tentu ini bukan hal yang ideal untuk dikatakan, tetapi dalam tenis, anda lebih terbiasa kalah daripada menang,” ungkap Swiatek.
“Saya tidak merasa perlu bangkit dari situasi apa pun, saya hanya perlu fokus pada persiapan sebelum turnamen berikutnya dan akan ada kesempatan lain untuk menampilkan permainan tenis yang bagus serta fokus untuk terus tumbuh dan mengembangkan permainan saya.”
Namun, jurnalis yang sama menginginkan jawaban lebih lanjut, khususnya mengenai bagaimana ia bisa belajar dari kegagalannya bangkit kembali setelah kalah di set pertama, padahal saat itu ia sempat unggul 5-0.
Hal tersebut memancing jawaban yang agak ketus dari petenis unggulan kedelapan,
"itu cuma satu pertandingan. Saya akan berusaha bermain seperti biasa. Apa maksud anda? Apa menurut anda itu hal yang luar biasa aneh? Anda bisa saja kalah di satu set dari kedudukan berapa pun, jadi tidak ada yang istimewa soal itu. Begitulah kejadiannya, titik,” tukas Swiatek.
Ia kemudian menyampaikan kabar yang tidak terlalu penting mengenai kondisi fisiknya, yakni menyebutkan adanya rasa lelah pada otot paha depan, tetapi hal tersebut sama sekali tidak memengaruhi permainannya.
Petenis peringkat 8 dunia menutup dengan menguraikan masalah utamanya dalam kekalahan dari Zheng.
"Saya sering salah memukul bola. Rasanya saya tidak punya ruang untuk merasakan pukulan dengan lebih baik. Banyak pukulan saya yang mengenai bingkai raket, saya tidak memukul bola di titik yang tepat. Tidak mudah untuk menyesuaikan hal-hal mendasar dalam permainan jika semuanya tidak berjalan lancar. Saya hanya berusaha fokus menjaga ritme yang mulus, tetapi waktu pukulan (timing) saya juga tidak pas. Pukulan saya tidak bagus, jadi sulit untuk mengatasi situasi seperti itu saat hal tersebut terjadi,” jelas Swiatek.
“Mungkin saya bisa bermain dengan lebih aman, tetapi saya juga merasa tidak memiliki cukup ruang saat menghadapi Qinwen untuk melakukan itu. Jika saya bisa bermain lebih stabil darinya, saya pasti akan memenangkan pertandingan ini, tetapi, permainan saya tidak stabil dan saya terlalu banyak melakukan kesalahan. Saya punya beberapa rencana strategi — beberapa di antaranya berhasil pada pertandingan sebelumnya — tetapi cara itu tidak selalu berhasil.”
Zheng tampak terpana saat berbicara usai mengalahkan Swiatek, tetapi ia berseloroh bahwa setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-5 dalam dua pertandingan berturut-turut, hal tersebut tidak bisa lagi dianggap sekadar keberuntungan.
Artikel Tag: US Open, Iga Swiatek, Zheng Qinwen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/respons-tajam-iga-swiatek-usai-kekalahan-di-us-open
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini