Selamat Dari Serangan Diana Shnaider, Elena Rybakina Jadi Finalis Di Ningbo
Elena Rybakina [image: wta]
Berita Tenis: Untuk kali kedua berturut-turut, Elena Rybakina berhasil melaju ke final Ningbo Open, meskipun perjalanannya menuju babak tersebut sama sekali tidak mudah.
Setelah dipaksa bermain hingga tiga set oleh qualifier yang tampil mengejutkan, Katarzyna Kawa di perempatfinal Ningbo Open, petenis peringkat 1 dunia membutuhkan 11 peluang set point untuk mengamankan set pertama saat melawan Diana Shnaider di semifinal. Ia juga sempat kehilangan service game-nya tanpa mampu meraih satu poin pun saat memegang servis untuk memenangkan pertandingan, sebelum akhirnya memastikan kemenangan 6-3, 7-5 dalam waktu 1 jam 35 menit.
Meskipun sempat melakukan beberapa kesalahan yang tidak seperti biasanya — termasuk penantian panjang untuk mengamankan peluang set point, kehilangan servis di fase akhir, serta 42 unforced error — petenis unggulan pertama hanya menghadapi satu peluang break point di sepanjang pertandingan dan mampu tampil prima di momen-momen krusial.
Hal tersebut terlihat paling jelas di set pembuka, saat ia akhirnya berhasil memanfaatkan peluang set point ke-11 setelah membiarkan 10 kesempatan sebelumnya terbuang percuma.
"Itu adalah game yang penting dan berlangsung sangat lama," tutur Rybakina. "Saya sempat kesulitan saat melakukan servis. Pukulan pertama saya sebenarnya berjalan dengan sangat baik, tetapi saat mencapai posisi advantage, saya tidak mampu menuntaskan game tersebut, padahal ada begitu banyak kesempatan. Namun, saya senang karena hasil akhirnya berpihak kepada saya."
Tantangan tidak akan menjadi lebih mudah di final. Petenis berkebangsaan Kazakhstan akan menghadapi Leylah Annie Fernandez yang melanjutkan performa impresifnya dalam rangkaian turnamen di Asia dengan memenangkan tiga game terakhir demi mengalahkan petenis berkebangsaan Ceko, Marie Bouzkova dengan 6-3, 7-5 dalam waktu 1 jam 58 menit.
Juara di Singapura, Annie Fernandez berhasil melaju ke final keduanya pada musim ini sekaligus final kesepuluh di sepanjang kariernya sampai saat ini.
Final Ningbo Open musim ini akan menjadi pertemuan keenam antara petenis berkebangsaan Kazakhstan melawan petenis berkebangsaan Kanada, Annie Fernandez sekaligus pertemuan pertama mereka di laga perebutan gelar juara. Bagi petenis berkebangsaan Kazakhstan, final tersebut juga menandai final ke-28 dalam kariernya sampai saat ini.
Juara US Open musim 2026 unggul 3-2 dalam head to head mereka, setelah memenangkan dua duel terakhir mereka. Awal musim ini, petenis berkebangsaan Kazakhstan meraih gelar juara untuk kali kedua secara berturut-turut di Stuttgart, dengan mengalahkan Annie Fernandez dalam perjalanannya menuju gelar tersebut. Kini, ia memiliki peluang untuk mengulangi pencapaian serupa di Ningbo.
"Tidak pernah mudah dan tentu saja saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Besok saya akan mengerahkan segalanya. Saya akan berjuang,” ungkap Rybakina.
Artikel Tag: Elena Rybakina, Leylah Annie Fernandez, Diana Shnaider, Ningbo Open
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/selamat-dari-serangan-diana-shnaider-elena-rybakina-jadi-finalis-di-ningbo
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini