Sempat Benci Diri Sendiri, Maria Sakkari Kembali Bahagia
Maria Sakkari [image: Hong Kong Open]
Berita Tenis: Satu musim setelah mengaku “membenci diri sendiri di lapangan”, Maria Sakkari kini merasa lebih puas dan menyatakan bahwa apakah ia bisa kembali ke performa yang membawanya ke peringkat 3 dunia serta dua kali menembus semifinal Grand Slam, merupakan hal yang “tidak terlalu penting”.
Petenis berkebangsaan Yunani mengalami penurunan peringkat yang drastis setelah menderita cedera bahu serius selama US Open musim 2024. Saat kembali berkompetisi pada awal musim 2025, performanya sempat menurun hingga ia harus berjuang keras melewati babak kualifikasi.
“Pada waktu yang sama pada musim lalu, saya harus mengikuti babak kualifikasi di Tokyo, pengalaman itu sungguh tidak menyenangkan,” aku Sakkari.
“Saat itu, saya merasa sangat tidak menyukai diri sendiri ketika berada di lapangan. Namun, jika menengok kembali catatan yang saya buat musim lalu, saya merasa sangat bangga dengan kondisi saya saat ini.”
Petenis berusia 31 tahun terus memperbaiki peringkatnya di sepanjang musim ini. Ia berhasil mencapai semifinal turnamen WTA level 1000 di Doha dan menjadi runner up di turnamen WTA level 250 di kota asalnya, Athena.
Setelah meraih kemenangan di babak pertama Hong Kong Open awal pekan ini, ia telah “bekerja sama dengan para spesialis dan berbicara dengan orang-orang di sekitar saya” untuk mencoba melepaskan diri dari obsesi terhadap peringkatnya.
“Menurut saya, itu adalah obsesi yang muncul setelah saya kembali dari cedera. Saya pikir akan sangat mudah untuk kembali ke peringkat 10 besar,” tambah Sakkari.
“Bukan berarti saat ini saya sama sekali tidak peduli. Akan sangat luar biasa jika bisa kembali ke posisi saya sebelumnya, tetapi setelah melalui berbagai percakapan, hal itu menjadi kurang relevan. Yang terpenting adalah bersenang-senang dan berupaya mengembangkan permainan saya hingga mencapai level maksimal yang bisa diraih. Jika saya berhasil melakukannya, saya akan memiliki peluang untuk memperbaiki peringkat saya. Anda tidak akan bermain tenis selamanya, jadi anda harus berusaha untuk menikmatinya.”
Setelah mencapai titik terendah dalam kariernya di Tokyo musim lalu — di mana ia berhasil lolos dari babak kualifikasi kemudian kalah dari Leylah Annie Fernandez di babak pertama —ia mengungkapkan perundungan kejam yang ia terima di media sosial. Salah satu pesan bahkan menyebutnya sebagai “sesuatu yang menjijikkan dan seharusnya tidak ada… saya harap ada seseorang yang melakukan sesuatu terhadapnya, dan mereka harus membuatnya sesakit mungkin”.
Ia mengatakan bahwa pesan-pesan penuh kebencian “masih sering terjadi”, tetapi ia mengaku “tidak terlalu memedulikannya”.
“Orang-orang seperti ini sangat bermasalah dan akan selalu begitu, karena tidak akan ada perubahan pada diri mereka,” tutur Sakkari. “Terkadang mereka bertindak terlalu agresif, sampai-sampai mendoakan kematian bagi keluarga kita dan hal-hal semacamnya. Padahal, merekalah yang sebenarnya memiliki masalah serius, bukan kita, hanya karena kita kalah dalam sebuah pertandingan tenis.”
Artikel Tag: US Open, Maria Sakkari, Hong Kong Open
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/sempat-benci-diri-sendiri-maria-sakkari-kembali-bahagia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini