Sorana Cirstea Paksa Aryna Sabalenka Angkat Kaki Dari Roma
Sorana Cirstea [image: jimmie48|WTA]
Berita Tenis: Bulan Desember lalu, Sorana Cirstea mengumumkan bahwa musim 2026 – musim ke-20 dalam kariernya – akan menjadi musim pamungkas dalam kariernya di turnamen WTA.
Dalam unggahan emosional di Instagram, petenis berusia 36 tahun mengumumkan rencana pensiunnya dan berharap ia pensiun catatan yang baik dan sesuai keinginannya.
Akhir pekan ini di Roma, petenis berkebangsaan Rumania mungkin menorehkan salah satu catatan paling tinggi dalam karier profesionalnya. Ia secara mengejutkan mampu menaklukkan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka dengan 2-6, 6-3, 7-5 di babak ketiga Italian Open musim 2026.
Dalam kiprahnya di turnamen WTA selama dua dekade, ia telah mencatatkan 24 kemenangan atas petenis peringkat 20 besar, total kemenangan yang menakjubkan bagi seorang petenis yang belum pernah menembus peringkat 20 besar. Tetapi di antara kemenangan tersebut, tidak ada kemenangan atas petenis peringkat 1 dunia.
Bahkan, ia belum pernah memenangkan satu set pun dalam enam pertandingan sebelumnya melawan petenis peringkat 1 dunia, termasuk menelan kekalahan dua set langsung dari Sabalenka di Brisbane awal musim ini. Dan setelah petenis unggulan pertama unggul 6-2, 2-0 ketika mereka bertemu di Italian Open pekan ini, tampaknya tren kekalahan akan berlanjut bagi petenis berkebangsaan Rumania.
Sampai ia memiliki ide lain.
Level petenis unggulan pertama, Sabalenka menurun dan petenis berkebangsaan Rumania memanfaatkan situasi tersebut. Ia akhirnya menyelesaikan usaha kerasnya untuk bangkit dalam waktu 2 jam 14 menit, termasuk mematahkan petenis unggulan pertama sebanyak tiga kali di set terakhir.
Petenis peringkat 1 dunia juga sempat meminta jeda untuk alasan medis untuk cedera punggung bagian bawah yang muncul dari pertengahan set ketiga. Kekalahan tersebut menjadi kekalahan ketiga petenis unggulan pertama pada musim ini dan menandai kekalahan cukup awal dari sebuah turnamen setelah lebih dari satu musim. Terakhir kali ia kalah sebelum perempatfinal terjadi di Dubai musim 2025 ketika ia kalah dari Clara Tauson.
“Saya merasa sangat gembira dengan kemenangan ini. Saya pikir saya bermain dengan benar-benar baik kali ini. Saya berlatih dengan sangat ketas. Sungguh menyenangkan mendapatkan hasil ini sebagai ganjarannya,”seru Cirstea.
Petenis peringkat 27 dunia kini mencatatkan 25-7 pada musim ini. Dengan kemenangan bersejarah tersebut menyusul kemenangan gelar keempat dalam kariernya di Cluj-Napoca awal musim ini, mungkinkah ia mempertimbangkan lagi keputusannya untuk pensiun?
“Mungkin jika saya memenangkan turnamen, saya janji saya akan memikirkannya,” tutur Cirstea dengan tersenyum. “Saya tahu level permainan saya ada. Saya tahu pikiran saya masih di sini dan saya menikmati semuanya. Seperti yang saya katakan, saya memiliki begitu banyak target. Setiap kali saya memasuki lapangan, saya ingin meningkatkan diri.”
“Pada waktu yang sama, pikiran saya telah yakin bahwa pada akhir musim, saya ingin pensiun. Kita akan lihat bagaimana musim ini akan berjalan. Seperti sebuah pintu kecil yang selalu terbuka, karena anda tidak pernah tahu bagaimana semuanya berjalan dalam hidup anda. Anda selalu merencanakan banyak hal, tetapi tidak semuanya selalu berjalan sesuai rencana anda. Kita akan lihat apa yang kehidupan tawarkan terhadap saya.”
Masih ada banyak waktu sampai saat itu. Untuk saat ini, target Cirstea adalah mengamankan satu tempat di perempatfinal Italian Open untuk kali pertama dalam kariernya dengan menghadapi petenis unggulan ke-13, Linda Noskova yang mengalahkan petenis berkebangsaan Ukraina, Oleksandra Oliynykova dengan 6-1, 6-3 di babak ketiga.
Artikel Tag: Italian Open, Sorana Cirstea, Aryna Sabalenka
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/sorana-cirstea-paksa-aryna-sabalenka-angkat-kaki-dari-roma
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini