Taylor Fritz Kuak Kabar Teranyar Terkait Cedera Usai Kemenangan Di London
Taylor Fritz [image: AP]
Berita Tenis: Taylor Fritz mengatakan bahwa ia 'pada dasarnya memiliki lubang' di tendon lututnya menjelang akhir musim lalu, tetapi kekhawatirannya bahwa bermain di grass-court dapat memperparah kondisi tersebut telah berkurang.
Petenis peringkat 7 dunia telah mengalami tendinitis lutut (peradangan atau iritasi tendon) selama berbulan-bulan, tetapi masih mampu terus bermain. Sebelum Wimbledon pekan ini, ia bermain di dua turnamen grass-court yang digelar di Stuttgart dan Halle yang berakhir dengan menjadi runner up di kedua turnamen tersebut. Di babak kedua Wimbledon, ia mengalahkan rekan senegaranya, Patrick Kypson dengan tiga set langsung.
“Saya kira grass-court akan lebih keras bagi lutut saya. Tetapi ternyata lutut saya mampu bertahan dengan sangat baik. Saya menunggu untuk melihat bagaimana rasanya di hard-court saat saya menginjak dan meluncur di atasnya,” ungkap Fritz.
“Musim grass-court musim lalu adalah titik awal masalah saya, kemudian semakin memburuk. Saya pikir mungkin grass-court akan sangat menyulitkan. Sekarang, dalam beberapa pekan terakhir, rasanya sudah sangat baik, saya menjadi ragu.”
Perjalanan petenis AS menuju kondisinya saat ini dengan masalah lutut tidak mudah. Di awal musim, ia mengalami nyeri hebat tetapi menolak gagasan untuk beristirahat, sesuatu yang biasanya disarankan untuk seseorang yang menderita tendinitis.
“Keadaannya sangat buruk setelah ATP Finals lalu. Pada dasarnya, tendon saya seperti berlubang,” tutur Fritz. “Meskipun saya bermain dari Australia hingga Miami, saya merasakan sakit yang cukup hebat. Tetapi hasil pemindaian setelah itu menunjukkan bahwa tendon saya sedang tumbuh kembali. Itulah yang orang-orang katakan tentang tendinitis, rasa sakit tidak selalu menceritakan keseluruhan cerita.”
“Saat saya bermain, melakukan rehabilitasi sambil bermain, tendon saya masih tumbuh kembali secara perlahan dan itu berhasil. Ini masih dalam proses perkembangan. Rasanya luar biasa bisa bermain tiga set, empat set, dan tidak pernah memikirkan rasa sakit di lutut saya saat di lapangan. Itu adalah langkah maju yang sangat besar.”
Pekan ini, Fritz tampil untuk kali kesepuluh di Wimbledon. Musim lalu ia mencapai hasil terbaiknya dengan mencapai semifinal. Ia juga lolos ke perempatfinal pada musim 2022 dan 2024. Ia akan menghadapi petenis berkebangsaan Italia, Lorenzo Sonego di babak ketiga musim ini.
Artikel Tag: wimbledon, Taylor Fritz, Lorenzo Sonego
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/taylor-fritz-kuak-kabar-teranyar-terkait-cedera-usai-kemenangan-di-london
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini