Usai Beraksi 11 Bulan, Rehat 10 Hari Tak Cukup, Klaim Iga Swiatek
Iga Swiatek [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek membuat renungan menarik di Australian Open 2026 terkait kerugian menjadi petenis sekaliber dirinya.
Petenis unggulan kedua lolos ke babak ketiga Australian Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan lain. Ketika tampil di hadapan media, ia mengutarakan renungan terkait hal paling menantang dalam hidupnya sebagai salah satu petenis terbaik dunia.
Sering diasumsikan bahwa orang-orang dengan bakat bawaan untuk sesuatu, seperti bermain tenis, pasti mengetahui cara mengelola segala ssesuatu yang menyertainya sebagai figur global dalam olahraga seperti ini.
Semakin banyak orang menekankan betapa menantangnya mengelola segala sesuatu yang mengelilingi karier tenis yang sukses, dan petenis berkebangsaan Polandia adalah salah satu yang melakukannya dengan tekad yang besar. Ia menegaskan kembali hal tersebut dalam konferensi pers di Australian open 2026 dengan sebuah refleksi yang patut diperhatikan.
“Secara fisik, saya merasa prima, bukan karena ini awal musim. Dari sudut pandang saya, tidak ada awal atau akhir musim tenis. Ketika anda berkompetisi selama 11 bulan, melalui sepuluh hari tanpa menyentuh raket bukan waktu yang cukup untuk memulihkan diri, baik secara fisik maupun mental,” jelas Swiatek.
“Pada hari-hari pertama liburan, anda tetap memikirkan tentang semua hal yang telah anda lakukan di musim itu dan di beberapa hari terakhir, anda sudah memikirkan tentang kampanye yang baru. Tidak ada waktu untuk apa pun.”
Semua itu juga harus dikombinasikan dengan implikasi menjadi salah satu petenis terbaik di dunia. Tentu saja, ada hak istimewa yang besar seperti berjuang untuk meraih kejayaan di setiap turnamen dan keuntungan ekonomi luar biasa yang dihasilkan.
Namun, juara Wimbledon musim 2025 juga menyatakan bahwa ada pengorbanan yang tidak mungkin dilepaskan.
“Ketika anda berada di posisi seperti saya, anda menjadi lebih dari sekadar seorang petenis. Anda menjadi seperti selebriti dan ada banyak komitmen di luar latihan maupun kompetisi,” aku Swiatek.
“Menemukan keseimbangan adalah tantangan. Ketika saya kembali ke rumah saya di Warsawa untuk beristirahat, saya menyadari bahwa saya memiliki banyak hal untuk dilakukan dan tempat untuk dikunjungi. Itu adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam olahraga,” tukas Swiatek yang bertekad untul terus meningkatkan kemampuan dalam aspek tersebut.
“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya telah membuat keputusan yang baik dalam hal menjauhkan diri dari tenis. Tujuan saya untuk musim 2026 adalah untuk melakukannya dengan lebih baik agar memiliki lebih banyak energi di akhir musim. Saya memiliki banyak hal yang harus saya pelajari.”
Petenis unggulan kedua akan berusaha memenangkan gelar Australian Open untuk kali pertama dan akan menghadapi petenis unggulan ke-31, Anna Kalinskaya di babak ketiga.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Iga Swiatek, Anna Kalinskaya
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/usai-beraksi-11-bulan-rehat-10-hari-tak-cukup-klaim-iga-swiatek
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini