Aaron McKenna Bidik Dominasi Kelas Menengah usai Jadi Juara IBF
Aaron McKenna
Berita Tinju - Aaron McKenna tidak ingin berhenti setelah meraih gelar juara dunia pertamanya. Petinju asal Irlandia tersebut langsung mengincar ambisi lebih besar, yakni menguasai kelas menengah dan menyatukan seluruh sabuk juara dunia di divisi 160 pon.
McKenna memastikan statusnya sebagai juara dunia IBF setelah mengalahkan Etinosa Oliha melalui keputusan angka mutlak di Dublin, Sabtu lalu. Kemenangan tersebut memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 21 kemenangan tanpa kekalahan.
Petinju berusia 26 tahun itu juga memiliki catatan 10 kemenangan melalui knockout. Sebelumnya, McKenna mencatat kemenangan terbesar dalam kariernya ketika mengalahkan Liam Smith melalui keputusan angka di Tottenham Hotspur Stadium, London.
Setelah menjadi juara dunia, McKenna langsung menyebut nama dua mantan penguasa kelas menengah yang ingin ia ikuti, Saul Canelo Alvarez dan Gennady Golovkin. Keduanya pernah menjadi figur dominan di kelas 160 pon dan terlibat dalam trilogi pertarungan yang menjadi salah satu rivalitas terbesar dalam tinju modern.
Golovkin terakhir kali bertanding pada 2022, sementara Canelo kini lebih banyak berkompetisi di kelas menengah super. Kondisi tersebut membuat persaingan di kelas menengah terbuka bagi generasi baru untuk mengambil alih.
Aaron McKenna yakin dirinya memiliki kemampuan untuk menjadi petinju yang mengisi kekosongan tersebut.
"Saya tidak peduli siapa lawan berikutnya. Sekarang saya sudah memiliki sabuk dan siapa pun bisa menemukan saya. Tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi. Saya ingin mengumpulkan semua gelar di dunia tinju," kata McKenna kepada Sky Sports.
Ia bahkan tidak membatasi ambisinya hanya di kelas menengah. McKenna mengaku bersedia naik ke kelas menengah super apabila ada pertarungan besar yang menarik minatnya.
"Saya adalah petinju terbaik di kelas menengah dan menengah super. Saya tidak keberatan naik kelas. Divisi kelas menengah sudah lama menunggu seseorang untuk mengambil alih. Sejak era GGG dan Canelo berakhir, divisi ini seperti kehilangan sosok dominan. Saya sudah mengatakan sejak setahun lalu bahwa saya ingin menjadi orang tersebut," ujarnya.
Namun, jalan menuju dominasi tidak akan mudah. McKenna masih harus melewati para juara dunia lainnya di kelas menengah, termasuk Denzel Bentley yang memegang sabuk WBO, Carlos Adames sebagai juara WBC, serta Erislandy Lara yang menguasai gelar WBA.
Dengan beberapa sabuk masih berada di tangan petinju berpengalaman, Aaron McKenna kini memiliki pekerjaan besar untuk membuktikan bahwa klaimnya bukan sekadar pernyataan setelah kemenangan. Jika mampu memenangkan pertarungan unifikasi berikutnya, namanya akan semakin dekat dengan ambisi menjadi penguasa baru kelas menengah.
Artikel Tag: IBF, saul canelo alvarez, Gennady Golovkin, Canelo Álvarez, kelas menengah, Kelas Menengah Super
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/aaron-mckenna-bidik-dominasi-kelas-menengah-usai-jadi-juara-ibf
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini