Anthony Yarde Ingin Hadapi Joshua Buatsi demi Peluang Gelar Dunia
Anthony Yarde belum bertanding sejak kalah dari David Benavidez dalam perebutan gelar kelas berat ringan WBC pada November tahun lalu. (Foto: Fight TV)
Petinju Inggris Anthony Yarde mengincar pertarungan melawan rival senegaranya, Joshua Buatsi, sebagai langkah untuk kembali ke ring sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara dunia kelas berat ringan.
Yarde belum bertanding sejak kalah melalui penghentian wasit dari David Benavidez dalam perebutan gelar kelas berat ringan World Boxing Council (WBC) pada November tahun lalu.
Dalam wawancara dengan talkSPORT, petinju berusia 35 tahun itu mengakui dirinya perlu lebih aktif bertarung.
“Saya 100 persen setuju dengan Anda. Saya ingin lebih aktif. Saya berharap bisa lebih sering bertarung,” kata Anthony Yarde, yang memiliki rekor 27 kemenangan dan empat kekalahan, termasuk 24 kemenangan knockout (KO).
Sepanjang kariernya, Yarde telah tiga kali menantang gelar dunia, tetapi selalu gagal. Dia pernah menghadapi Sergey Kovalev, Artur Beterbiev, dan Benavidez, tiga petinju papan atas yang mengalahkannya.
Pada awal karier, Yarde biasanya bertarung hampir setiap enam bulan untuk menjaga ketajamannya.
Kini, dia ingin kembali mengikuti pola tersebut, meskipun pertarungan melawan lawan dengan level lebih rendah di antara duel besar berpotensi memicu kritik.
Yarde mencontohkan mantan juara dunia James Toney sebagai petinju yang menginspirasinya untuk tetap aktif.
“Jika melihat sejarah tinju, saya penggemar James Toney. Petinju-petinju pada masa lalu biasa bertarung tiga atau empat kali tanpa disiarkan televisi. Tidak banyak orang yang mengetahuinya,” ujar Yarde.
Dia mengaku bahkan telah mengusulkan untuk kembali bertanding di ajang yang lebih kecil demi menjaga aktivitasnya.
Anthony Yarde menegaskan ambisinya menjadi juara dunia belum berubah meskipun perjalanan kariernya diwarnai sejumlah pertarungan sulit.
Tanpa promotor yang mendampinginya saat ini, Yarde juga menyatakan bersedia menerima bayaran lebih rendah demi tetap bertanding sambil menunggu kesempatan menghadapi lawan besar.
Dia tidak terlalu berharap bisa menjalani pertandingan ulang melawan Benavidez, yang baru saja merebut gelar kelas penjelajah dalam debutnya di divisi tersebut dengan mengalahkan Gilberto Ramirez.
Sebaliknya, Yarde menaruh perhatian pada Buatsi. Menurutnya, pertarungan melawan rival lamanya itu tetap menjadi salah satu duel terbesar yang bisa digelar di Inggris.
Anthony Yarde mengklaim dirinya dan tim telah berupaya serius mewujudkan pertarungan tersebut setelah kekalahannya dari Benavidez, tetapi negosiasi tidak pernah mendekati kesepakatan.
“Buatsi memilih berbagai jalur lain daripada melawan saya. Menurut saya, itu tetap salah satu pertarungan terbesar di Inggris. Kami sudah melihat sendiri bahwa dia memilih opsi lain, jadi sekarang kami sedang mempertimbangkan sejumlah kemungkinan,” kata Yarde.
Buatsi kini dijadwalkan menghadapi Willy Hutchinson dalam pertandingan ulang perebutan gelar interim WBC pada 11 November di AO Arena, Manchester. Pada pertemuan pertama September 2024, Buatsi menang angka meyakinkan.
Meski demikian, Yarde menilai Hutchinson berpeluang menang jika Buatsi tidak tampil dalam kondisi terbaiknya. Dia juga menduga gelar interim tersebut berpotensi dinaikkan statusnya menjadi gelar dunia penuh.
Artikel Tag: Joshua Buatsi, Willy Hutchinson
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/anthony-yarde-ingin-hadapi-joshua-buatsi-demi-peluang-gelar-dunia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini