Ben Whittaker Punya 3 Pilihan Lawan untuk Naik Level di Kelas Berat Ringan

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 14 Okt 2026, 09:43 WIB - 85 views
Ben Whittaker direncanakan tetap aktif sembari menunggu hasil pertarungan Bivol melawan Smith. (Foto: Fight TV)

Ben Whittaker direncanakan tetap aktif sembari menunggu hasil pertarungan Bivol melawan Smith. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Ben Whittaker selangkah lebih dekat menuju perebutan gelar dunia setelah mengalahkan Conor Wallace melalui keputusan angka mutlak.

Namun, penampilan yang menurun drastis pada akhir pertarungan memunculkan pertanyaan apakah petinju Inggris itu sudah siap menghadapi para elite kelas berat ringan.

Whittaker (13-0-1, 9 KO) tampil baik selama sembilan ronde pertama, tetapi kesulitan mempertahankan performanya pada tahap akhir.

Pada ronde ke-12, ia beberapa kali kehilangan keseimbangan dan terjatuh ketika berusaha bertahan hingga bel akhir berbunyi.

Kemenangan tersebut memastikan Whittaker menjadi penantang wajib bagi Dmitry Bivol untuk gelar kelas berat ringan IBF.

Bivol (25-1, 12 KO), yang berusia 35 tahun, juga memegang sabuk The Ring, WBA, dan WBO. Ia dijadwalkan mempertahankan gelar melawan Callum Smith pada 12 Desember.

Promotor Ben Whittaker, Eddie Hearn, berencana menjaga petinjunya tetap aktif sembari menunggu hasil pertarungan Bivol melawan Smith.

Matchroom Boxing memiliki sejumlah pilihan lawan, tetapi perlu menentukan pertandingan yang tepat untuk menguji kemampuan Whittaker sebelum ia naik ke level dunia.

Tiga nama yang layak dipertimbangkan adalah Conor Wallace, Anthony Yarde, dan Khalil Coe.

Wallace (17-2, 12 KO) merupakan pilihan untuk duel ulang setelah hampir memanfaatkan penurunan performa Whittaker pada ronde-ronde akhir.

Namun, pertarungan kedua dinilai kurang ideal untuk saat ini karena Whittaker telah mengendalikan sebagian besar duel pertama tanpa harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Duel ulang bisa menjadi pertahanan gelar pertama yang menarik jika Whittaker berhasil menjadi juara dunia.

Sebaliknya, kekalahan Ben Whittaker akan membuat pertemuan berikutnya tetap relevan bagi kedua petinju.

Untuk saat ini, Whittaker dinilai lebih membutuhkan lawan yang memaksanya keluar dari zona nyaman.

Opsi kedua adalah Anthony Yarde (27-4, 24 KO), yang telah tiga kali gagal dalam perebutan gelar dunia.

Petinju London itu memiliki kekuatan fisik dan pukulan yang mampu mengakhiri pertarungan, meski tidak dikenal dengan tempo serangan tinggi.

Yarde bisa menguji konsentrasi Whittaker sepanjang laga. Pertarungan tersebut juga berpotensi menarik perhatian penonton Inggris.

Whittaker, yang enam tahun lebih muda, akan memperoleh kemenangan paling bergengsi dalam kariernya jika mampu mengalahkan Yarde.

Pilihan ketiga adalah Khalil Coe (11-1-1, 8 KO), petinju asal New Jersey yang juga masih mencari konsistensi.

Coe pernah ditahan imbang dalam pertarungan profesional keduanya dan kalah melalui penghentian pada akhir laga melawan Manuel Gallegos pada November 2024.

Namun, ia membalas kekalahan itu dengan menghentikan Gallegos dalam duel ulang enam bulan kemudian.

Pada Januari, Coe kehilangan momentum setelah gagal memenuhi batas berat sebanyak delapan pon sebelum tampil kurang meyakinkan melawan Jesse Hart.

Duel melawan Ben Whittaker bisa menjadi kesempatan baginya untuk kembali membuktikan kualitasnya. Pemenang pertarungan itu juga akan memperkuat posisinya di kelas berat ringan.

Whittaker sebelumnya mencatat debut sukses di Amerika Serikat dengan menghentikan Richard Rivera dalam dua ronde di Barclays Center, Brooklyn, pada Juni.

Namun, dukungan besar penggemar di Inggris membuatnya berpeluang melanjutkan karier di hadapan publik sendiri sambil mempersiapkan diri menghadapi persaingan perebutan gelar dunia.

Artikel Tag: Dmitry Bivol, Ben Whittaker

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/ben-whittaker-punya-3-pilihan-lawan-untuk-naik-level-di-kelas-berat-ringan
85
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini