Brandon Figueroa Bidik Duel Unifikasi Gelar dengan Rafael Espinoza
Brandon Figueroa menilai Espinoza merupakan petinju terbaik di divisi kelas bulu dan meyakini pertemuan mereka berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbaik tahun ini. (Foto: Fight TV)
Brandon Figueroa membidik pertarungan unifikasi gelar melawan juara kelas bulu versi World Boxing Organization (WBO), Rafael Espinoza, setelah mempertahankan sabuk World Boxing Association (WBA) miliknya melawan Tomoki Kameda pada Sabtu (10/10).
Petinju asal Texas, Amerika Serikat, itu terlebih dahulu harus mengatasi Kameda sebelum mengejar duel besar yang diincarnya.
Brandon Figueroa menilai Espinoza merupakan petinju terbaik di divisi kelas bulu dan meyakini pertemuan mereka berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbaik tahun ini.
“[Espinoza] adalah petinju nomor satu di divisi kami. Saya merasa pertarungan itu bisa menjadi kandidat pertarungan terbaik tahun ini,” kata Figueroa kepada The Ring.
“Saya mencari pertarungan paling luar biasa, duel yang akan tercatat dalam buku sejarah, seperti para juara legendaris terdahulu yang masih kita saksikan rekamannya 10 atau 20 tahun kemudian. Saya ingin terus membangun warisan saya melalui pertarungan hebat dan membuat para penggemar ingin menonton ulang laga-laga tersebut.”
Figueroa (27-2-1, 20 KO) akan menghadapi Kameda (42-5, 23 KO) dalam partai tambahan utama pada ajang yang menampilkan pertahanan gelar kelas menengah junior 154 pon versi WBC oleh Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj.
Pertarungan tersebut digelar di The Cosmopolitan, Las Vegas, dan disiarkan melalui DAZN serta TNT.
Petinju berusia 29 tahun itu merebut gelar WBA kelas bulu setelah menghentikan Nick Ball pada ronde ke-12 di Liverpool, 7 Februari.
Selain Figueroa dan Espinoza, divisi kelas bulu juga memiliki juara dunia lain, yakni Angelo Leo pemegang sabuk IBF dan Bruce Carrington pemilik gelar WBC.
Brandon Figueroa memperkirakan pertarungan unifikasi akan terwujud setelah para juara tersebut menuntaskan kewajiban mempertahankan gelar masing-masing.
Espinoza (28-0, 24 KO), yang menempati peringkat pertama kelas bulu versi The Ring, terakhir mempertahankan gelarnya dengan menghentikan Arnold Khegai pada ronde ke-11, 15 November.
Carrington (18-0, 10 KO), peringkat kedua, menjalani pertahanan gelar pertamanya dengan mengalahkan Rene Palacios melalui keputusan angka mutlak pada 4 Juli.
Sementara itu, Leo (26-1, 12 KO), peringkat ketiga, terakhir bertarung pada Mei 2025 dan menang angka mayoritas atas Kameda di Jepang.
Ia dijadwalkan menghadapi Ra’eese Aleem pada Mei, tetapi pertarungan dibatalkan setelah Aleem kelebihan berat badan lebih dari dua pon saat penimbangan.
“Tinju adalah olahraga sekaligus bisnis. Saya merasa mereka ingin memaksimalkan potensi para juara di kelas 126 pon saat ini. Kami harus mempertahankan sabuk masing-masing dan membangun momentum serta cerita sebelum akhirnya dipertemukan,” kata Figueroa.
Kameda, petinju berusia 35 tahun asal Osaka, Jepang, belum kembali bertarung sejak kekalahan tipisnya dari Leo. Ia pernah memegang gelar WBO kelas bantam pada 2013–2015 sebelum kalah angka dari Jamie McDonnell.
Brandon Figueroa, mantan juara WBA dan WBC kelas 122 pon, menjalani debut profesionalnya pada kartu pertandingan yang sama dengan kemenangan angka mutlak dalam duel empat ronde melawan Hector Gutierrez.
Figueroa memperkirakan Kameda akan mengandalkan teknik tinju dan kecepatan.
Namun, ia menegaskan siap mengejar lawannya sepanjang 12 ronde jika diperlukan dan telah mempersiapkan diri bersama timnya untuk menghadapi segala kemungkinan.
Artikel Tag: Rafael Espinoza, Brandon Figueroa
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/brandon-figueroa-bidik-duel-unifikasi-gelar-dengan-rafael-espinoza
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini