Brandon Figueroa Rebut Gelar WBA Kelas Bulu Usai KO Dramatis atas Nick Ball
Brandon Figueroa dua kali menjatuhkan Nick Ball di ronde terakhir untuk mencatatkan kemenangan dramatis di Liverpool. (Foto: Fight TV)
Brandon Figueroa kembali menegaskan reputasinya sebagai petinju penuh determinasi setelah merebut gelar dunia kelas bulu WBA dengan kemenangan TKO dramatis atas Nick Ball pada ronde ke-12.
Pertarungan yang berlangsung di Echo Arena, Liverpool, Inggris, Sabtu (7/2) malam, berakhir mengejutkan ketika Figueroa menghentikan juara bertahan di detik-detik terakhir duel sengit tersebut.
Petinju berdarah Meksiko-Amerika yang dijuluki “The Heartbreaker” itu berhasil membungkam dukungan publik tuan rumah dengan kemenangan yang sekaligus menandai kebangkitannya setahun setelah kehilangan sabuk juara dunia.
Brandon Figueroa (27-2-1, 20 KO) menjatuhkan Nick Ball (23-1-1, 13 KO) dengan hook kiri keras di awal ronde terakhir sebelum melancarkan rentetan pukulan yang membuat lawannya terjatuh dan tergantung di tali ring.
Wasit Steve Gray menghentikan pertandingan hanya 32 detik setelah ronde ke-12 dimulai.
“Saya merasa mengendalikan pertarungan. Saya menangkapnya dengan hook kiri pendek lalu menyelesaikannya,” kata Figueroa setelah laga.
Ia juga mengungkapkan pengorbanan panjang selama persiapan, termasuk berbulan-bulan jauh dari keluarga demi menjalankan rencana latihan bersama pelatih Manny Robles.
Sebelum momen penentuan itu, pertarungan berlangsung ketat. Nick Ball, yang berusaha mempertahankan gelarnya untuk keempat kali, memulai laga dengan agresif.
Petinju Inggris tersebut sukses menembus pertahanan Figueroa dengan uppercut kanan di ronde pertama dan kombinasi cepat pada ronde kedua.
Kecepatan tangan Ball sempat menyulitkan Figueroa, meski sang penantang memiliki keunggulan tinggi badan dan jangkauan.
Memasuki ronde ketiga dan keempat, Figueroa mulai menemukan ritme.
Ia meningkatkan tekanan dan fokus menyerang tubuh lawan. Strategi bertarung jarak dekat terbukti efektif untuk mengurangi mobilitas Ball.
Namun, juara bertahan tetap memberi perlawanan sengit, terutama pada ronde kelima hingga ketujuh, ketika ia memanfaatkan momen menurunnya volume pukulan Figueroa.
Pertarungan semakin intens memasuki ronde-ronde akhir.
Figueroa meningkatkan tempo serangan pada ronde kesembilan, sementara Ball masih mampu membalas dengan serangan balik tajam di ronde kesepuluh.
Dengan duel yang diperkirakan akan ditentukan oleh keputusan juri, Ball mencoba tampil agresif pada ronde terakhir.
Namun, Figueroa justru lebih dahulu mendaratkan pukulan penentu yang mengakhiri perlawanan sang juara.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Brandon Figueroa, yang sebelumnya kalah dari Stephen Fulton dalam perebutan gelar WBC kelas bulu tahun lalu.
Kini, petinju berusia 29 tahun asal Texas itu kembali menjadi juara dunia dan membuka peluang duel unifikasi melawan juara lain di divisi 126 pound, seperti Rafael Espinoza (WBO), Bruce Carrington (WBC), atau Angelo Leo (IBF).
Dengan kemenangan dramatis di kandang lawan, Brandon Figueroa tidak hanya merebut sabuk juara, tetapi juga membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu kekuatan utama di kelas bulu dunia.
Artikel Tag: Liverpool, Nick Ball, Brandon Figueroa
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/brandon-figueroa-rebut-gelar-wba-kelas-bulu-usai-ko-dramatis-atas-nick-ball
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini