Canelo Alvarez Siapkan Pertarungan Terakhir di Estadio Azteca
Canelo Alvarez
Berita Tinju - Saul Canelo Alvarez mulai memikirkan bagaimana dirinya akan mengakhiri karier profesionalnya. Petinju asal Meksiko tersebut mengungkap keinginannya menjalani pertarungan terakhir di negara asalnya, dengan Estadio Azteca sebagai venue yang paling ia inginkan.
Meski sudah memasuki usia 36 tahun, Canelo belum memiliki rencana untuk pensiun dalam waktu dekat. Ia masih akan menjalani sejumlah pertarungan sebelum benar-benar meninggalkan dunia tinju.
Pertarungan terdekatnya adalah menghadapi Christian Mbilli pada 31 Oktober di Arab Saudi. Duel tersebut akan menjadi penampilan pertama Canelo sejak kehilangan seluruh gelar kelas menengah super miliknya saat kalah angka dari Terence Crawford pada September 2025.
Canelo mengakui dirinya masih merasa dalam kondisi sangat baik dan secara fisik masih mampu bertarung untuk waktu yang cukup panjang. Namun, ia mulai mempertimbangkan kehidupan setelah tinju.
“Saya merasa sangat baik. Kalau melihat kondisi tubuh saya, saya sebenarnya masih bisa bertarung lebih lama. Tetapi saya juga memiliki tujuan lain di luar tinju,” ujar Canelo kepada ESPN.
Canelo yang memiliki rekor 63 kemenangan, tiga kekalahan dan dua hasil imbang, telah merebut gelar dunia di empat kelas berbeda. Ia juga menjadi salah satu petinju paling populer dan bernilai komersial dalam olahraga tersebut.
Meski demikian, Canelo memperkirakan kariernya mungkin hanya akan berlanjut empat atau lima pertarungan lagi.
“Saya sudah melakukan semua yang perlu saya lakukan di tinju. Saya bahkan sudah mencapai lebih dari yang pernah saya bayangkan. Namun, kalau ditanya, empat atau lima pertarungan lagi mungkin sudah cukup,” katanya.
Jika perkiraan tersebut tepat, Canelo berpotensi mengakhiri kariernya menjelang usia 40 tahun. Ia pun sudah memiliki gambaran mengenai lokasi yang ingin dipilih untuk pertarungan terakhirnya.
“Saya ingin pertarungan terakhir saya berlangsung di Meksiko,” tegasnya.
Keinginan tersebut semakin kuat setelah Canelo pernah menyaksikan pertandingan tim nasional Meksiko di Estadio Azteca. Stadion ikonik di Mexico City itu membuatnya membayangkan bagaimana rasanya bertanding di hadapan publik negaranya sendiri.
“Saya pernah berada di Estadio Azteca sebagai suporter tim nasional saat Piala Dunia. Stadion itu memberikan suasana dan perasaan yang luar biasa. Saya membayangkan diri saya bertarung di sana,” ujarnya.
Rencana tersebut bahkan sudah mulai dibicarakan. Canelo mengaku telah melakukan pertemuan virtual dengan Emilio Azcárraga, pemilik Club América yang menggunakan Estadio Azteca sebagai kandang.
“Kami menghubungi mereka, melakukan pertemuan melalui Zoom dan membahas kemungkinan menggelar pertarungan di sana pada masa depan. Saya benar-benar bisa membayangkan diri saya bertarung di stadion tersebut,” kata Canelo.
Untuk saat ini, fokus Canelo Alvarez tetap tertuju pada Mbilli. Namun jika rencana tersebut terealisasi, Estadio Azteca berpotensi menjadi panggung terakhir bagi salah satu petinju terbesar Meksiko dalam sejarah.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Kelas Menengah Super, Christian Mbilli
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/canelo-alvarez-siapkan-pertarungan-terakhir-di-estadio-azteca
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini