Dalton Smith Belajar Bahasa Spanyol karena Kecintaannya pada Tinju Meksiko
Menurut Dalton Smith, kemampuan berbahasa Spanyol tetap berguna dalam dunia tinju karena sejumlah badan tinju, termasuk WBC, menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol. (Foto: Fight TV)
Dalton Smith mempelajari bahasa Spanyol sejak awal tahun ini sebagai bagian dari minat pribadinya yang telah tumbuh sejak kecil.
Petinju Inggris tersebut menunjukkan kemampuannya berbicara dalam bahasa itu ketika berhadapan dengan Alberto Puello di Stadion Hillsborough, Sheffield, akhir pekan lalu, menjelang pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas welter junior Dewan Tinju Dunia (WBC).
Momen tersebut terjadi saat jeda pertandingan sepak bola League One antara Sheffield Wednesday dan AFC Wimbledon pada Sabtu.
Di hadapan lebih dari 30.000 penonton, Smith dan Puello saling berhadapan sebelum dijadwalkan bertarung pada Sabtu malam di Utilita Arena, Sheffield.
Dalton Smith, pendukung fanatik Sheffield Wednesday, akan mempertahankan gelar WBC kelas 140 pon melawan Puello, juara dunia dua kali asal Republik Dominika. Pertarungan itu disiarkan melalui DAZN.
Perhatian publik tertuju pada kemampuan Smith berbicara bahasa Spanyol dengan lancar ketika menyampaikan pesan kepada lawannya. “Estás en mi casa,” kata Smith, yang berarti “Kamu berada di rumah saya.”
Ucapan tersebut kemudian viral di media sosial hingga akhir pekan. Namun, kemampuan Smith berbicara bahasa Spanyol bukan sekadar persiapan untuk menghadapi Puello.
Petinju berusia 29 tahun dengan rekor 19 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 14 knockout, itu mengaku telah lama ingin menguasai bahasa tersebut.
“Berbicara bahasa Spanyol adalah sesuatu yang sudah ingin saya lakukan sejak kecil. Saya tidak yakin apa yang memicunya, tetapi bahasa itu selalu menjadi bahasa yang ingin saya kuasai,” kata Smith kepada The Ring.
Pada awal tahun ini, ia meminta bantuan penerjemah bahasa Spanyol terkemuka di Inggris dan mulai mempelajarinya secara serius.
Smith menegaskan keputusannya belajar bahasa Spanyol tidak berkaitan dengan lawan-lawan yang dihadapinya belakangan ini.
Pada Januari, ia merebut gelar WBC setelah mengalahkan petinju Puerto Riko Subriel Matias. Kini, ia bersiap menghadapi Puello yang berasal dari Republik Dominika.
Menurut Dalton Smith, kemampuan berbahasa Spanyol tetap berguna dalam dunia tinju karena sejumlah badan tinju, termasuk WBC, menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol.
Ia juga menilai penggemar tinju berbahasa Spanyol memiliki peran penting dalam olahraga tersebut.
Kecintaannya terhadap tinju Meksiko turut mendorong minat itu. Smith mengaku mengagumi Saul “Canelo” Alvarez dan telah mempelajari gaya bertarung petinju asal Meksiko tersebut selama bertahun-tahun.
Keduanya pernah bertemu dalam acara penghargaan The Ring 2025. Saat itu, Canelo memberikan semangat kepada Smith dengan mengatakan, “Ini baru permulaan.”
Dalton Smith berharap suatu hari nanti mereka dapat berbincang dalam bahasa Spanyol. Ia mengaku menyukai gaya bertinju Meksiko, masyarakatnya, makanan, dan bahasanya.
Meski menyadari bahasa Spanyol tidak mudah dipelajari, Smith bertekad terus meningkatkan kemampuannya.
“Suatu hari nanti, siapa tahu saya bisa fasih. Belajar bukan hal yang mudah bagi saya, tetapi jangan pernah meremehkan saya ketika sudah menetapkan tekad untuk melakukan sesuatu,” ujarnya.
Artikel Tag: Canelo Álvarez, Dalton Smith, Alberto Puello
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/dalton-smith-belajar-bahasa-spanyol-karena-kecintaannya-pada-tinju-meksiko
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini