Dalton Smith, Secercah Kebahagiaan di Tengah Kerasnya Dunia Tinju
Dalton Smith merayakan sukses menumbangkan Subriel Matias pada 10 Januari lalu. (Foto: Fight TV)
Di tengah dunia tinju yang kejam dan tak kenal ampun, kisah Dalton Smith menghadirkan kehangatan yang jarang ditemukan.
Petinju asal Sheffield, Inggris, itu memberi alasan bagi para penggemar untuk kembali jatuh cinta pada olahraga yang sering kali dipenuhi kontroversi dan kekecewaan.
Gelombang pendukung yang datang dari jauh memenuhi sebuah pub Irlandia di Brooklyn, New York, beberapa jam setelah Smith mencetak knockout sensasional atas Subriel Matias pada 10 Januari lalu.
Malam itu bukan sekadar perayaan kemenangan, melainkan selebrasi lahirnya seorang juara dunia baru.
Ayah sekaligus pelatihnya, Grant Smith, tak henti-hentinya mengulang kalimat yang kini terasa nyata: “Anak saya juara dunia.”
Smith bahkan sempat berdiri di balik bar, menuangkan segelas Guinness, dan ikut bersulang bersama para pendukungnya. Beberapa jam sebelumnya, wajahnya terpampang di papan reklame Times Square.
Momen ketika Eddie Hearn menyerahkan sabuk juara di jantung Kota New York membuat Dalton Smith dan ayahnya tak kuasa menahan emosi.
Dalam kurun 24 jam, hidup mereka berubah drastis.
Pemandangan Grant Smith memeluk anaknya di atas ring, tersungkur ke lantai karena luapan perasaan, menjadi simbol indah dari perjalanan panjang dan penuh pengorbanan.
“Apa yang kami capai sangat besar, dan ayah saya pantas mendapat semua pujian,” ujar Dalton Smith.
Bukan hanya kemenangan itu sendiri yang membuat kisah ini istimewa, tetapi cara Smith meraihnya.
Ia menantang Matias di kandangnya sendiri, menghadapi petinju berbahaya yang dikenal dengan kekuatan pukulan, dan memilih bertarung jarak dekat.
Smith bertukar pukulan, bertahan dalam tekanan, lalu menyelesaikan laga dengan knockout pada ronde kelima.
“Saya merasa dia mulai melemah, dan saya terus menekan. Saya nyaman di sana dan menyelesaikannya dengan gaya,” kata Smith.
Bahkan di tengah perang di atas ring, ia mengaku menikmati setiap detiknya karena arti kemenangan tersebut begitu besar.
Kini, jahitan di atas matanya masih menjadi saksi kerasnya duel tersebut, sementara euforia perlahan meresap.
Pertanyaan tentang lawan berikutnya dan potensi unifikasi gelar pasti akan datang.
Namun, untuk saat ini, dunia tinju sebaiknya berhenti sejenak dan menikmati momen ini.
Dalton Smith, kebanggaan baru Inggris, telah membuktikan bahwa di olahraga yang sering terasa dingin, kisah tulus dan kerja keras masih bisa berakhir manis.
Artikel Tag: Dalton Smith
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/dalton-smith-secercah-kebahagiaan-di-tengah-kerasnya-dunia-tinju
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini