Duel David Benavidez vs Opetaia, Gaya Bertarung Keduanya Jadi Sorotan
Jai Opetaia dan David Benavidez
Berita Tinju - David Benavidez dan Jai Opetaia semakin dekat dengan pertarungan yang berpotensi menjadi salah satu duel terbesar di kelas penjelajah.
Kedua petinju telah menyatakan kesediaan untuk bertemu pada 2027. Kesepakatan tersebut muncul setelah Benavidez menyaksikan langsung kemenangan Opetaia atas Noel Mikaelian pada akhir pekan lalu.
Opetaia menghentikan Mikaelian pada ronde kesembilan dalam pertarungan yang menjadi partai pendamping utama Ryan Garcia melawan Conor Benn. Benavidez berada di lokasi untuk menyaksikan pertandingan tersebut dari dekat.
Menariknya, Opetaia awalnya berharap duel melawan Mikaelian menjadi kesempatan untuk memperebutkan gelar WBC kelas penjelajah. Namun, badan tinju tersebut tidak memberikan pengakuan resmi terhadap sabuk WBC dalam pertarungan itu.
Keputusan tersebut berkaitan dengan posisi Mikaelian yang sebelumnya diwajibkan menghadapi Benavidez sebagai penantang wajib. Mikaelian kemudian kehilangan gelarnya dan Michal Cieslak diangkat menjadi juara dunia penuh.
Cieslak dijadwalkan menghadapi Benavidez pada 12 Desember. Jika Benavidez berhasil meraih kemenangan, ia berpeluang menguasai tiga gelar utama kelas penjelajah.
Dalam kondisi tersebut, pertarungan melawan Opetaia akan semakin menarik. Opetaia sebelumnya pernah memegang gelar IBF dan kini berstatus juara kelas penjelajah versi Zuffa Boxing.
Terlepas dari status gelar, duel David Benavidez dan Jai Opetaia sudah dianggap sebagai salah satu pertarungan yang sangat menarik untuk diwujudkan. Keduanya memiliki gaya bertarung agresif dan sama sama dikenal memiliki tekanan tinggi sepanjang pertandingan.
Tony Bellew pun tidak sabar melihat kedua petinju tersebut berada di atas ring. Namun, ketika diminta memberikan pandangan mengenai siapa yang lebih berpeluang menang, Bellew sedikit lebih condong kepada Benavidez.
“Dua duanya punya cara untuk memenangkan pertarungan ini, tetapi saya sedikit lebih memilih Benavidez. Saya hanya merasa dia tidak pernah berhenti. Dia satu satunya petinju kelas penjelajah yang bisa menyamai kegigihan Jai Opetaia,” ujar Bellew dalam siaran DAZN.
Bellew kemudian menggambarkan duel tersebut sebagai pertarungan antara dua petinju yang sama sama memiliki tekanan luar biasa.
“Dia bahkan bisa membawanya ke level yang lebih tinggi. Besi menajamkan besi. Saya tidak sabar melihat pertarungan ini,” lanjutnya.
David Benavidez sendiri baru menjadi juara dunia tiga divisi setelah menghentikan Gilberto Ramirez pada ronde keenam Mei lalu. Sebelumnya, ia pernah menguasai gelar dunia di kelas menengah super dan kelas berat ringan.
Sementara itu, Jai Opetaia datang dengan reputasi sebagai salah satu petinju paling agresif di kelas penjelajah. Jika seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, pertemuan keduanya pada 2027 akan mempertemukan dua petinju dengan gaya bertarung yang sangat menekan.
Artikel Tag: David Benavidez, Tony Bellew, kelas penjelajah, Jai Opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/duel-david-benavidez-vs-opetaia-gaya-bertarung-keduanya-jadi-sorotan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini