Eddie Hearn Desak Emanuel Navarrete Masuk Daftar Pound-For-Pound Dunia
Emanuel Navarrete kini merupakan juara dunia tiga divisi dan kini menyandang sabuk WBO serta IBF kelas junior welterweight. (Foto: Fight TV)
Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, menilai Emanuel Navarrete sudah pantas masuk dalam daftar pound-for-pound (P4P) dunia setelah penampilan dominannya akhir pekan lalu.
Navarrete kembali menunjukkan kelasnya dengan menghancurkan Eduardo Nunez dalam pertarungan yang digelar di Desert Diamond Arena, Arizona.
Kemenangan tersebut semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu juara paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Petinju berjuluk “Vaquero” itu merupakan juara dunia tiga divisi dan kini menyandang sabuk WBO serta IBF kelas junior welterweight.
Sejak 2018, Emanuel Navarrete telah tampil dalam 17 pertarungan gelar dunia, sebuah catatan yang menegaskan konsistensi dan aktivitasnya di level tertinggi.
“Saya pikir sudah waktunya melihat dia masuk daftar pound-for-pound,” kata Eddie Hearn dalam konferensi pers seusai laga.
“Saya sudah menonton tinju selama 40 tahun dan belum pernah melihat petinju yang begitu santai, canggung, tapi berbahaya seperti dia. Gayanya membuat siapa pun kesulitan. Dia luar biasa.”
Meski belum masuk daftar P4P versi The Ring, kemenangan telak atas Nunez membuat namanya kembali menguat dalam perbincangan.
Navarrete kini mencatat rekor 40 menang, dua kalah, satu imbang, dengan 33 kemenangan KO dan satu No Contest.
Namun, performanya sebelum laga melawan Nunez sempat menjadi sorotan.
Dalam empat pertarungan terakhir sebelum duel tersebut, ia hanya membukukan satu kemenangan, satu kekalahan, satu hasil imbang, serta satu No Contest.
Kekalahan itu terjadi saat ia naik ke kelas lightweight menghadapi Denys Berinchyk dalam perebutan gelar lowong.
Kontroversi juga sempat muncul dalam duel melawan Charly Suarez pada Mei lalu.
Awalnya Emanuel Navarrete dinyatakan menang angka teknis, namun keputusan itu diubah menjadi No Contest setelah rekaman tambahan menunjukkan bahwa luka yang mengakhiri laga disebabkan pukulan, bukan benturan kepala.
Meski demikian, Wakil Presiden Operasional Tinju Top Rank, Carl Moretti, turut mendukung pandangan Hearn.
“Jika belum, dia seharusnya sudah ada di daftar pound-for-pound. Ketika Anda bertarung memperebutkan gelar dunia di berbagai divisi, performa seperti malam ini menjadi pembuktian,” ujarnya.
Dalam duel melawan Nunez (29-2, 27 KO), Navarrete tampil dominan sejak awal.
Situasi semakin berat bagi Nunez ketika mata kanannya mulai menutup pada ronde kesembilan. Laga akhirnya dihentikan atas saran dokter ring satu detik memasuki ronde ke-11.
Hearn mengaku sudah merasa duel seharusnya dihentikan lebih cepat. “Dia tidak bisa melihat dan tidak ada cara untuk menang. Saya senang pertarungan dihentikan ketika itu,” katanya.
Di usia 31 tahun, Emanuel Navarrete disebut bangkit dengan pendekatan baru dalam latihan dan nutrisi.
Menurut Hearn, keseriusan dalam persiapan menjadi kunci performa impresifnya. “Ketika dia benar-benar fokus, dia akan sangat sulit dikalahkan,” tegasnya.
Artikel Tag: Eddie Hearn, Emanuel Navarrete, Eduardo Nunez
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/eddie-hearn-desak-emanuel-navarrete-masuk-daftar-pound-for-pound-dunia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini