Fabio Wardley Andalkan Pengalaman untuk Balas Kekalahan dari Daniel Dubois
Fabio Wardley (kiri) dan Daniel Dubois. (Foto: Fight TV)
Fabio Wardley meyakini dirinya mampu membalikkan keadaan saat kembali menghadapi Daniel Dubois dalam pertarungan ulang perebutan gelar kelas berat WBO pada 17 Oktober di O2 Arena, London.
Keyakinan Wardley muncul karena ia pernah mengalami situasi serupa ketika menghadapi Frazer Clarke.
Petinju asal Ipswich, Inggris, itu mengatakan pengalaman memperbaiki kesalahan setelah pertarungan pertama menjadi modal penting menjelang rematch melawan Dubois.
Wardley sebelumnya kalah melalui technical knockout pada ronde ke-11 dari Dubois dalam pertarungan yang berlangsung di Co-op Live Arena, Manchester, 9 Mei.
Duel tersebut berlangsung keras dengan Wardley menerima banyak pukulan sebelum wasit menghentikan pertandingan.
Meski mendapat perhatian terkait kondisi fisiknya, Wardley tetap menggunakan hak kontraktualnya untuk meminta pertarungan ulang.
Queensberry Promotions milik Frank Warren kemudian mengumumkan rematch tersebut pada 29 Agustus lalu.
"Saya pikir hal yang paling membuat saya nyaman adalah saya pernah melakukan ini sebelumnya," kata Wardley kepada tim siaran DAZN dalam program Beyond The Bell setelah pertarungan Filip Hrgovic melawan Moses Itauma di O2 Arena.
Wardley merujuk pada pertarungannya melawan Clarke pada Maret 2024. Keduanya bermain imbang melalui keputusan split setelah bertarung selama 12 ronde.
Enam setengah bulan kemudian, Wardley menghentikan Clarke hanya pada ronde pertama dalam pertandingan ulang.
Menurut Fabio Wardley, pengalaman tersebut membuktikan bahwa dirinya mampu mengevaluasi kesalahan, menyusun kembali strategi, dan menerapkannya dalam pertarungan berikutnya.
" Saya sudah membuktikan kepada semua orang dan diri saya sendiri bahwa saya bisa pulang, duduk, mengerjakan evaluasi, menyesuaikan rencana pertandingan dan keluar sebagai pemenang," ujar Wardley.
Fabio Wardley juga memiliki alasan lain untuk percaya diri. Dalam pertarungan pertama melawan Dubois, ia mampu menjatuhkan lawannya masing-masing pada ronde pertama dan ketiga.
Namun, Dubois bangkit dan kemudian mengambil alih pertarungan.
Petinju London tersebut menghujani Wardley dengan pukulan hingga pertandingan dihentikan 28 detik setelah memasuki ronde ke-11.
Ketiga juri saat itu sama-sama memberikan keunggulan 96-92 untuk Dubois sebelum laga dihentikan.
Kemenangan tersebut membuat Daniel Dubois, yang kini berusia 28 tahun, mempertahankan posisinya sebagai penantang peringkat pertama untuk gelar kelas berat Oleksandr Usyk versi The Ring.
Wardley, 31 tahun, memiliki rekor 20 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang dengan 19 kemenangan KO. Sementara itu, Daniel Dubois mengoleksi rekor 23-3 dengan 22 kemenangan KO.
Pertarungan ulang pada 17 Oktober akan disiarkan DAZN melalui sistem pay-per-view dan tersedia bagi pelanggan paket Ultimate.
Artikel Tag: oleksandr usyk, Daniel Dubois, Fabio Wardley
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/fabio-wardley-andalkan-pengalaman-untuk-balas-kekalahan-dari-daniel-dubois
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini