Filip Hrgovic Ingin Unifikasi Gelar, tetapi Wajib Hadapi Frank Sanchez

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 09 Sep 2026, 09:54 WIB - 84 views
Setelah bertahun-tahun menunggu kesempatan menjadi juara dunia, Filip Hrgovic kini berada dalam posisi berbeda dengan sejumlah pilihan besar di depannya. (Foto: Fight TV)

Setelah bertahun-tahun menunggu kesempatan menjadi juara dunia, Filip Hrgovic kini berada dalam posisi berbeda dengan sejumlah pilihan besar di depannya. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Filip Hrgovic akhirnya menjadi juara dunia kelas berat setelah menghentikan Moses Itauma pada ronde kesembilan di London pada 29 Agustus lalu.

Namun, petinju Kroasia berusia 34 tahun itu kini menghadapi persoalan baru terkait lawan berikutnya.

Hrgovic sempat berada dalam posisi sulit setelah dijatuhkan Itauma pada ronde kedua. Kecepatan petinju Inggris tersebut membuat Hrgovic kesulitan dan menerima banyak pukulan ke kepala maupun tubuh.

Namun, ia mampu bertahan hingga Itauma mulai kehabisan tenaga.

Memasuki ronde kesembilan, situasi berubah drastis. Hrgovic mengambil alih tekanan, sementara Itauma terlihat kelelahan dan kesulitan bertahan di sepanjang tali.

Wasit akhirnya menghentikan pertarungan dan memberikan Hrgovic gelar IBF yang lowong.

Kini, kewajiban pertama Hrgovic berpotensi menjadi pertarungan melawan Frank Sanchez. Petinju Kuba tersebut sebelumnya bersedia menyingkir agar Hrgovic dan Itauma dapat bertarung memperebutkan gelar IBF.

Sebagai gantinya, Sanchez dijanjikan kesempatan menghadapi pemenang.

Promotor Frank Warren langsung menegaskan bahwa Sanchez seharusnya menjadi lawan berikutnya. Namun, Hrgovic tampaknya lebih tertarik mengejar pertarungan unifikasi.

Sanchez tetap merupakan lawan berbahaya. Ia baru saja menang KO atas Richard Torrez Jr. dan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan kesempatan perebutan gelar IBF.

Bagi Filip Hrgovic, pertarungan tersebut menghadirkan risiko besar tanpa jaminan imbalan finansial dan profil sebesar laga unifikasi.

Hrgovic bahkan membuka kemungkinan membayar Sanchez agar kembali menyingkir sementara.

 Namun, IBF dikenal ketat dalam menerapkan aturan penantang wajib sehingga kesepakatan tersebut belum tentu mendapat persetujuan.

Lawan yang paling menarik bagi Hrgovic adalah juara WBC Agit Kabayel. Keduanya sempat berhadapan di atas ring setelah kemenangan Hrgovic atas Itauma.

Pertarungan Kabayel-Hrgovic akan mempertemukan dua juara dunia kelas berat asal Eropa. Secara gaya, duel tersebut juga menarik karena tekanan dan serangan tubuh Kabayel akan diuji oleh daya tahan Hrgovic.

Nama Daniel Dubois juga masuk dalam pilihan Hrgovic.

Dubois merupakan satu-satunya petinju yang pernah mengalahkannya sebagai profesional, melalui penghentian dokter akibat luka di sekitar mata Hrgovic pada 2024.

Filip Hrgovic menginginkan kesempatan membalas kekalahan tersebut jika Dubois tetap memegang gelar dunia setelah menghadapi Fabio Wardley pada 17 Oktober.

Namun, persoalan Sanchez kembali menjadi penghalang.

Hrgovic kini harus memilih antara memenuhi kewajiban menghadapi Sanchez, mencari kesepakatan agar Sanchez kembali menyingkir, atau bahkan melepas gelar IBF demi pertarungan besar.

Setelah bertahun-tahun menunggu kesempatan menjadi juara dunia, Hrgovic kini berada dalam posisi berbeda dengan sejumlah pilihan besar di depannya.

Artikel Tag: Filip Hrgovic, Agit Kabayel

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/filip-hrgovic-ingin-unifikasi-gelar-tetapi-wajib-hadapi-frank-sanchez
84
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini