Gelar IBF Oleksandr Usyk Terancam Kosong, Wilder dan Chisora Siap Rebut

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 07 Mar 2026, 00:30 WIB - 204 views
Oleksandr Usyk

Oleksandr Usyk

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju: Status Oleksandr Usyk sebagai juara dunia kelas berat kembali menjadi sorotan setelah muncul kemungkinan ia harus melepas salah satu sabuknya. Gelar IBF yang saat ini masih berada di tangannya berpotensi menjadi kosong, membuka jalan bagi pertarungan baru di divisi kelas berat.

Usyk sebelumnya menegaskan dominasinya di kelas berat dengan mengalahkan Daniel Dubois melalui kemenangan TKO pada ronde kelima dalam laga ulang yang berlangsung Juli tahun lalu. Kemenangan tersebut membuat petinju Ukraina itu kembali mencatat sejarah sebagai juara tak terbantahkan di dua divisi berbeda.

Namun setelah itu, Usyk mulai melepas sebagian sabuknya. Ia lebih dulu mengosongkan gelar WBO, yang kemudian membuat Fabio Wardley naik status dari juara interim menjadi juara dunia penuh. Meski begitu, Usyk masih memegang tiga sabuk utama lainnya, yakni WBC, WBA, dan IBF.

Situasi menjadi semakin menarik setelah diumumkan bahwa Usyk akan menghadapi bintang kickboxing Rico Verhoeven dalam sebuah laga tinju yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei di kawasan Piramida Giza, Mesir. Pertarungan tersebut langsung memicu perdebatan karena Verhoeven hampir tidak memiliki pengalaman di ring tinju profesional.

Satu-satunya pertarungan tinju profesional Verhoeven terjadi pada 2014, ketika ia menghentikan Janos Finfera di ronde kedua. Saat itu, Finfera memiliki rekor yang kurang meyakinkan dengan lima kekalahan tanpa kemenangan.

Awalnya, WBC menolak memberikan izin bagi duel tersebut karena dianggap tidak memenuhi standar perebutan gelar dunia. Namun kemudian badan tinju tersebut berubah sikap dan akhirnya mengizinkan Usyk mempertahankan sabuk WBC miliknya dalam pertarungan melawan Verhoeven.

Sementara itu, sikap IBF dan WBA terhadap rencana laga tersebut masih belum sepenuhnya jelas. Ketidakpastian inilah yang memunculkan spekulasi bahwa Usyk bisa saja dipaksa melepas sabuk IBF apabila tidak memenuhi kewajiban mempertahankan gelarnya melawan penantang wajib.

Promotor Kalle Sauerland melihat peluang dari situasi ini. Ia menyatakan akan mengajukan permintaan kepada IBF agar gelar yang mungkin kosong tersebut diperebutkan oleh dua veteran kelas berat, Derek Chisora dan Deontay Wilder.

Menurut Sauerland, Chisora saat ini merupakan penantang dengan peringkat tertinggi di daftar IBF, sementara Wilder masih menjadi salah satu nama besar di divisi kelas berat.

“Oleksandr Usyk belum pernah menjalani satu pun pertahanan wajib untuk gelar IBF sejak menjadi juara dunia kelas berat,” ujar Sauerland.

Ia menambahkan bahwa duel antara Chisora dan Wilder akan menjadi pertarungan besar yang layak memperebutkan sabuk dunia jika gelar tersebut benar-benar dilepas oleh Usyk.

Meski demikian, persaingan menuju status penantang resmi masih terbuka. IBF juga telah menjadwalkan laga eliminator antara Frank Sanchez dan Richard Torrez Jr pada 28 Maret. Pemenang pertarungan itu berpeluang kuat ditunjuk sebagai penantang wajib berikutnya.

Dengan berbagai skenario yang berkembang, masa depan gelar IBF kelas berat kini bergantung pada keputusan Oleksandr Usyk dan sikap resmi federasi tinju dalam beberapa bulan ke depan.

Artikel Tag: IBF, Deontay Wilder, oleksandr usyk, Derek Chisora, Heavyweight

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/gelar-ibf-oleksandr-usyk-terancam-kosong-wilder-dan-chisora-siap-rebut
204
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini