Jai Opetaia dan Brandon Glanton Tetap Jalani Timbang Ulang Jelang Duel

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 08 Mar 2026, 20:13 WIB - 290 views
Secara teknis Jai Opetaia masih berstatus sebagai pemegang gelar IBF hingga ia resmi naik ke ring pada hari pertarungan. (Foto: Fight TV)

Secara teknis Jai Opetaia masih berstatus sebagai pemegang gelar IBF hingga ia resmi naik ke ring pada hari pertarungan. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Petinju kelas penjelajah asal Australia, Jai Opetaia, tetap bersikap seperti juara bertahan IBF menjelang pertarungannya melawan Brandon Glanton.

Ini dilakukan meskipun badan tinju tersebut telah memutuskan untuk menarik pengakuannya terhadap laga tersebut.

Menurut laporan BoxingScene, Opetaia (29-0, 23 KO) dan Glanton (21-3, 18 KO) tetap berencana menjalani penimbangan ulang pada Minggu (8/3) pagi waktu setempat.

Penimbangan ulang tersebut merupakan pemeriksaan rehidrasi yang lazim dilakukan dalam pertarungan perebutan gelar versi IBF.

Keputusan ini tetap diambil meski sebelumnya IBF menyatakan tidak lagi memberikan sanksi resmi terhadap duel utama dalam ajang “Zuffa Boxing 04” yang digelar di Meta APEX, Las Vegas.

Pada penimbangan resmi yang digelar Sabtu (7/3) menjelang pertarungan 12 ronde tersebut, kedua petinju berhasil memenuhi batas berat kelas penjelajah.

Jai Opetaia tercatat memiliki berat 199,5 pound, sementara Glanton tepat berada di batas maksimum 200 pound.

Dalam aturan IBF, para petinju wajib mengikuti penimbangan kedua pada hari pertandingan. Aturan tersebut bertujuan mengontrol rehidrasi setelah penimbangan utama.

Untuk kelas penjelajah, batas berat maksimum pada hari pertandingan ditetapkan sebesar 214 pound.

Penimbangan ulang tetap dilakukan karena kedua petinju sejak awal sudah mempersiapkan diri mengikuti prosedur tersebut.

Selain itu, secara teknis Opetaia masih berstatus sebagai pemegang gelar IBF hingga ia resmi naik ke ring pada hari pertandingan.

Sebelumnya, Presiden IBF Daryl Peoples menyatakan organisasi tersebut menarik sanksinya dari laga ini setelah tim Opetaia menyampaikan bahwa pertarungan tersebut bukan duel unifikasi.

Pihak Jai Opetaia menyebut laga itu sebagai pertahanan gelar IBF dan sabuk The Ring, sementara sabuk perdana Zuffa dianggap hanya sebagai bentuk penghargaan simbolis.

Namun promotor acara justru memasarkan laga tersebut sebagai perebutan gelar dunia kelas penjelajah pertama versi Zuffa Boxing.

Dalam berbagai materi promosi, pertarungan ini disebut memperebutkan tiga sabuk sekaligus: IBF, The Ring, dan sabuk perdana Zuffa.

Opetaia sendiri diketahui ingin tetap membawa sabuk IBF ke dalam rangkaian promosi.

Bahkan, sabuk tersebut sempat ditampilkan dalam konferensi pers menjelang pertandingan di MGM Grand Garden Arena.

Petinju Australia itu pertama kali merebut gelar The Ring dan status juara lineal pada Juli 2022 setelah mengalahkan Mairis Briedis. Ia juga merebut sabuk IBF dalam laga tersebut.

Namun Jai Opetaia sempat kehilangan gelar IBF pada Desember 2023 karena menghadapi penantang yang tidak masuk peringkat dan tidak memenuhi kewajiban menghadapi Briedis dalam pertarungan wajib.

Ia kemudian merebut kembali sabuk IBF setelah mengalahkan Briedis melalui keputusan mutlak dalam duel ulang pada Mei 2024.

Sejak saat itu, Opetaia telah mencatat lima kali pertahanan gelar sukses.

Meski demikian, masa pemerintahan keduanya sebagai juara IBF tampaknya akan berakhir ketika lonceng pertarungan melawan Glanton berbunyi di Las Vegas.

Artikel Tag: IBF, Jai Opetaia

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/jai-opetaia-dan-brandon-glanton-tetap-jalani-timbang-ulang-jelang-duel
290
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini