Janji Besar Dana White Mulai Luntur? Ini Fakta di Balik Zuffa Boxing
Dana White
Berita Tinju: Masuknya Dana White ke dunia tinju profesional awalnya disambut sebagai ancaman serius bagi sistem lama. Saat Zuffa Boxing diumumkan pada September lalu, White datang dengan visi besar, menantang dominasi badan tinju dunia seperti WBC, WBA, IBF, dan WBO yang selama puluhan tahun mengatur arah olahraga ini.
Didukung kekuatan finansial besar, kontrak siaran jangka panjang bersama Paramount Plus, serta sokongan figur berpengaruh seperti Turki Alalshikh, TKO, dan Sela, Zuffa Boxing berjanji membawa perubahan radikal. White menegaskan ingin membangun bintang baru, menyederhanakan kelas, membuat sistem peringkat internal, serta memperkenalkan sabuk juara milik Zuffa sendiri. Ia juga menyatakan tidak tertarik bekerja sama dengan badan tinju tradisional.
Saat itu, Dana White menyampaikan sikapnya dengan lugas. Ia mengatakan bahwa Zuffa akan menggunakan model seperti UFC, sementara badan tinju dunia akan tetap berjalan dengan promotor lama. Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Zuffa Boxing ingin berdiri sepenuhnya di luar sistem yang ada.
Namun, memasuki awal 2026, arah tersebut mulai terlihat bergeser. Menjelang gelaran perdana Zuffa Boxing di Las Vegas, muncul perkembangan yang memicu perdebatan. Zuffa secara mengejutkan mengamankan tanda tangan juara dunia IBF kelas cruiserweight, Jai Opetaia. Petinju asal Australia itu dikenal sebagai salah satu kekuatan paling ditakuti di kelas 200 pon dan secara terbuka menyatakan ambisinya untuk menyatukan seluruh sabuk juara dunia.
Ambisi Opetaia jelas tidak bisa dilepaskan dari struktur badan tinju internasional, sesuatu yang sebelumnya ingin dihindari Zuffa Boxing. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah Zuffa siap berkompromi demi mendukung karier petinjunya.
Spekulasi semakin kuat ketika nama Oleksandr Usyk ikut dikaitkan dengan Zuffa Boxing. Juara dunia kelas berat terpadu itu disebut menjalin komunikasi awal dengan kubu Dana White. Jika kesepakatan tersebut terwujud, Zuffa mau tidak mau harus bersinggungan langsung dengan badan tinju dunia yang memegang sabuk Usyk.
Dalam konferensi pers peluncuran Zuffa Boxing, Dana White memberikan pernyataan yang lebih fleksibel dibandingkan sikap kerasnya di awal. Ia menyebut semua masih dalam tahap proses dan menegaskan bahwa Zuffa akan membantu petinju mencapai impian mereka, termasuk bekerja sama dalam berbagai skema yang dibutuhkan.
“Ini semua masih berjalan. Para petinju datang dengan rencana dan mimpi sejak kecil. Kami akan membantu mereka sebisa mungkin agar tujuan itu tercapai,” ujar White.
Perubahan nada ini menunjukkan bahwa idealisme awal Zuffa Boxing kini mulai diuji oleh realitas kompleks dunia tinju. Sebelum satu pukulan pun dilepaskan di ring, proyek Dana White sudah harus beradaptasi dengan sistem yang selama ini ia kritik.
Artikel Tag: Dana White, Jai Opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/janji-besar-dana-white-mulai-luntur-ini-fakta-di-balik-zuffa-boxing
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini