Jaron Ennis Dituding Hindari Vergil Ortiz demi Hadapi Josh Kelly
Jaron Ennis
Berita Tinju - Jaron Ennis kini berada di posisi penting dalam persaingan kelas welter super setelah merebut dua gelar dunia dari Xander Zayas pada Juni 2026. Ennis menghentikan Zayas pada ronde ketujuh untuk membawa pulang sabuk WBA dan WBO.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadikan Ennis juara dunia di kelas kedua dalam karier profesionalnya. Petinju asal Philadelphia itu juga mempertahankan rekor tidak terkalahkan dengan 36 kemenangan, termasuk 32 kemenangan melalui KO.
Setelah keberhasilan tersebut, Ennis langsung mengarahkan perhatiannya kepada para pemegang gelar lainnya. Ia ingin melanjutkan perjalanan menuju status juara tak terbantahkan di kelas welter super.
Salah satu nama yang kini muncul sebagai lawan potensial adalah Josh Kelly, pemegang gelar IBF. Kelly merebut sabuk tersebut setelah mengalahkan Bakhram Murtazaliev pada Januari 2026 dan kemudian berhasil mempertahankannya dalam pertarungan sengit melawan Caoimhin Agyarko.
Pertarungan melawan Kelly juga menjadi pilihan yang masuk akal karena keduanya berada di bawah naungan Matchroom Boxing. Namun, keputusan tersebut justru mendapat kritik dari Robert Garcia.
Garcia merupakan pelatih Vergil Ortiz Jr dan sebelumnya berharap pertarungan antara anak asuhnya dengan Ennis dapat diwujudkan. Menurutnya, duel tersebut tidak harus menunggu sampai kedua petinju memiliki gelar yang bisa dipertaruhkan.
“Kami sudah mendorong pertarungan melawan Boots (julukan Ennis). Ketika Oscar De La Hoya membicarakannya dan saya ditanya mengenai pendapat saya, saya selalu mengatakan, mari langsung menghadapi Boots,” ujar Garcia kepada Fight Hub TV.
Garcia kemudian menyoroti keputusan Jaron Ennis yang lebih memilih mengejar pertarungan unifikasi. Ia menilai alasan tersebut tidak cukup kuat untuk mengesampingkan duel melawan Ortiz.
“Sepertinya tim Ennis mengubah pikiran mereka. Mereka ingin melakukan unifikasi. Tetapi kalau ingin memberikan pertarungan terbaik kepada penggemar, duel itu tidak harus menjadi pertarungan perebutan gelar,” katanya.
Pelatih berusia 51 tahun tersebut bahkan menyebut Ennis versus Ortiz sebagai duel terbesar yang tersedia di kelas welter super.
“Menurut saya, Boots melawan Vergil adalah pertarungan terbesar di kelas 154 pound. Jadi kalau Boots menggunakan alasan mengejar unifikasi, dan Eddie Hearn juga menggunakan alasan yang sama, berarti mereka berusaha menghindari pertarungan dengan Vergil,” lanjut Garcia.
Ennis dan Ortiz sebenarnya sempat berada dalam pembicaraan untuk bertarung. Namun, rencana tersebut tidak berlanjut setelah Ortiz terlibat persoalan hukum dengan Golden Boy Promotions dan promotornya, Oscar De La Hoya.
Setelah situasi tersebut mereda, peluang mempertemukan kedua petinju kembali terbuka. Namun, Ennis kini lebih fokus mengejar sabuk lain di kelas welter super.
Sementara itu, Ortiz masih mencari lawan untuk pertandingan berikutnya. Ia terakhir kali bertarung pada November 2025 dan menghentikan Erickson Lubin hanya dalam dua ronde.
Jika duel melawan Jaron Ennis belum dapat diwujudkan, Ortiz bahkan disebut berpotensi naik ke kelas menengah. Untuk saat ini, Ennis memiliki pilihan antara melanjutkan rencana unifikasi atau kembali membuka negosiasi untuk pertarungan yang disebut Garcia sebagai duel terbesar di kelas welter super.
Artikel Tag: WBO, WBA, Eddie Hearn, oscar de la hoya, Unifikasi, Kelas Welter Super, robert garcia, Matchroom Boxing, Jaron Ennis, Josh Kelly, Vergil Ortiz Jr, Xander Zayas
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/jaron-ennis-dituding-hindari-vergil-ortiz-demi-hadapi-josh-kelly
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini