Katie Taylor Bersiap Jalani Pertarungan Perpisahan Kariernya di Croke Park

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 05 Sep 2026, 21:57 WIB - 181 views
Katie Taylor (kiri) dan Flora Pili. (Foto: Fight TV)

Katie Taylor (kiri) dan Flora Pili. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Katie Taylor akan menjalani pertarungan terakhir dalam karier tinjunya saat menghadapi petinju Prancis Flora Pili di Croke Park, Dublin, Sabtu (5/9).

Duel tersebut diperkirakan disaksikan lebih dari 80.000 penonton yang telah membeli tiket dalam waktu kurang dari satu jam.

Besarnya dukungan membuat pertarungan perpisahan Taylor menjadi salah satu acara olahraga terbesar yang pernah digelar untuk seorang petinju perempuan.

Stadion Croke Park sendiri memiliki sejarah panjang dalam tinju.

Pertandingan tinju terakhir di stadion tersebut berlangsung pada 1972 ketika Muhammad Ali menghadapi Al "Blue" Lewis di hadapan sekitar 18.725 penonton.

Katie Taylor, yang kini berusia 40 tahun, telah menjadi salah satu tokoh olahraga paling berpengaruh di Irlandia.

Sejak menjadi petinju profesional pada 2016, dia memenangi 25 dari 26 pertarungan. Sebelumnya, Taylor juga meraih medali emas Olimpiade London 2012.

Laga melawan Pili, petinju berusia 29 tahun dengan rekor 12 kemenangan tanpa kekalahan, menjadi penutup perjalanan panjang Taylor yang turut mengubah perkembangan tinju putri di Irlandia.

Taylor mengenang bagaimana dirinya harus menyamar sebagai anak laki-laki ketika masih berusia 9 atau 10 tahun agar dapat mengikuti pertandingan.

Saat itu, kehadiran perempuan di sasana tinju masih mendapat cemoohan dan fasilitas untuk petinju perempuan juga terbatas.

Kini situasinya berubah drastis. Sejumlah sasana tinju di Irlandia dipenuhi petinju perempuan, termasuk anak-anak dan remaja yang menjadikan Taylor sebagai panutan.

Di Headon Boxing Academy yang memiliki lima cabang di Dublin, sekitar 60-70 persen peserta latihan merupakan perempuan.

Sementara itu, sejumlah sasana lain juga mengalami peningkatan minat dari keluarga yang ingin anak perempuan mereka belajar tinju.

"Saya sangat bangga menjadi orang Irlandia dan bangga mewakili negara luar biasa ini setiap kali saya masuk ring," kata Taylor.

Dia menilai salah satu bagian terbesar dari warisannya adalah kesempatan yang kini dimiliki generasi muda untuk menekuni tinju tanpa menghadapi hambatan seperti yang dialaminya.

Selain prestasi di ring, Taylor juga mendapat penghormatan karena sikap rendah hati dan ketenangannya.

Kakaknya, Peter Taylor, mengatakan karakter tersebut membuat sang petinju sangat dicintai masyarakat Irlandia.

Bagi banyak penggemar, Katie Taylor bukan sekadar juara dunia atau peraih emas Olimpiade.

Perjalanannya dari lingkungan sederhana di Bray hingga menjadi salah satu ikon tinju dunia menjadikannya simbol kegigihan dan perubahan.

Pertarungan di Croke Park pun menjadi kesempatan bagi Taylor untuk menutup kariernya di hadapan publik yang telah mendukungnya selama lebih dari dua dekade.

"Saya tidak sabar mendengar cerita tentang ribuan perempuan yang mulai menekuni olahraga ini karena sesuatu yang luar biasa terjadi di Croke Park," ujar Taylor.

Artikel Tag: olimpiade, Katie Taylor

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/katie-taylor-bersiap-jalani-pertarungan-perpisahan-kariernya-di-croke-park
181
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini