Kembali ke Super Middleweight, Canelo Alvarez Pilih Lawan Baru
Canelo Alvarez
Berita Tinju : Saul Canelo Alvarez dipastikan tidak akan menghadapi sejumlah nama besar dalam waktu dekat. Pelatih sekaligus manajernya, Eddy Reynoso, mengisyaratkan bahwa petinju asal Meksiko itu akan tetap fokus di kelas super middleweight 168 pon, sekaligus menutup peluang duel melawan David Benavidez dan Dmitry Bivol.
Keputusan ini muncul setelah Canelo mengalami kekalahan penting dari Terence Crawford pada September 2025. Dalam laga tersebut, Crawford naik dua kelas dan menang angka mutlak, sekaligus merebut status juara dunia tak terbantahkan dari tangan Canelo. Tak lama setelah kemenangan itu, Crawford memilih pensiun dan menutup kariernya di puncak.
Kini, Canelo berambisi bangkit dan kembali merebut gelar dunia di divisi yang sama. Ia dijadwalkan kembali naik ring pada 12 September di Arab Saudi dalam sebuah ajang bertajuk besar yang menghadirkan sejumlah petinju top.
Alih alih mengejar duel ulang melawan Dmitry Bivol di kelas light heavyweight, atau menghadapi David Benavidez yang kini juga naik kelas, tim Canelo memilih jalur yang lebih fokus. Reynoso menegaskan bahwa prioritas mereka adalah tetap di 168 pon dan menghadapi juara dunia yang tersedia di divisi tersebut.
Salah satu nama yang mencuat adalah Christian Mbilli, pemegang gelar WBC yang dinilai sebagai kandidat terkuat untuk menjadi lawan berikutnya. Selain itu, pemenang duel antara Hamzah Sheeraz dan Alem Begic, yang akan memperebutkan sabuk WBO, juga berpotensi masuk radar.
Langkah ini menunjukkan pendekatan strategis dari tim Canelo. Alih alih mengambil risiko di kelas yang lebih berat, mereka memilih memaksimalkan peluang di divisi yang sudah familiar bagi sang petinju.
Sejak kekalahannya dari Bivol pada 2022, Canelo memang beberapa kali membuka peluang untuk rematch. Namun hingga kini, rencana tersebut tidak pernah benar benar terwujud. Sementara itu, pertarungan melawan Benavidez yang sempat ramai dibicarakan juga tak kunjung terealisasi.
Dengan usia yang kini memasuki 35 tahun, Canelo tampaknya lebih selektif dalam menentukan lawan. Fokus utamanya adalah kembali menjadi juara dunia dan mempertahankan statusnya sebagai salah satu nama terbesar dalam dunia tinju.
Jika rencana berjalan lancar, pertarungan pada September nanti akan menjadi momentum penting bagi Canelo Alvarez untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi, sekaligus membuka jalan menuju gelar dunia berikutnya.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, David Benavidez, Dmitry Bivol, Kelas Menengah Super, Eddy Reynoso
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/kembali-ke-super-middleweight-canelo-alvarez-pilih-lawan-baru
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini