Keyshawn Davis Tolak Jatah 25 Persen, Duel Perebutan Gelar Vs Haney Batal
Keyshawn Davis (kanan) dan Devin Haney. (Foto: Fight TV)
Petinju Amerika Serikat Keyshawn Davis mengundurkan diri dari pertarungan perebutan gelar kelas welter WBO melawan Devin Haney.
Itu terjadi setelah ia menolak pembagian bayaran 25 persen, demikian diumumkan WBO pada Jumat (31/7).
Pertarungan Haney melawan Davis sebelumnya diperintahkan WBO dan ditargetkan berlangsung pada 3 Oktober.
Namun, Davis memilih mundur setelah lelang hak pertandingan pada Kamis menghasilkan pembagian hadiah yang menempatkannya sebagai penantang wajib dengan jatah 25 persen.
Top Rank, promotor yang menaungi Davis, memenangkan lelang dengan tawaran senilai 8,55 juta dolar AS.
Berdasarkan aturan pembagian tersebut, Devin Haney sebagai juara dunia WBO kelas welter berhak menerima 75 persen atau sekitar 6,41 juta dolar AS.
Sementara Keyshawn Davis dijadwalkan memperoleh 25 persen atau sekitar 2,14 juta dolar AS.
Lelang tersebut digelar setelah kedua kubu tidak mencapai kesepakatan mengenai pertarungan yang diperintahkan WBO.
Dalam mekanisme purse bid, promotor mengajukan tawaran total hadiah untuk mendapatkan hak menggelar pertandingan. Pembagian persentase kemudian menentukan bagian yang diterima masing-masing petinju.
WBO menyatakan Davis telah memberitahukan keputusan tersebut kepada badan sanksi.
Dengan mundurnya Davis, persoalan ini akan diteruskan kepada Komite Kejuaraan dan Komite Pemeringkatan WBO untuk mendapatkan keputusan sesuai dengan aturan dan regulasi kejuaraan dunia organisasi tersebut.
“Persoalan ini sekarang akan diteruskan kepada Komite Kejuaraan WBO dan Komite Pemeringkatan untuk mendapatkan keputusan yang sesuai berdasarkan Aturan dan Regulasi Kejuaraan Dunia WBO,” kata WBO dalam pernyataannya.
Devin Haney, yang memiliki rekor sempurna 33 kemenangan tanpa kekalahan dengan 15 kemenangan melalui knockout, merebut gelar WBO kelas welter pada November lalu.
Ia mengalahkan Brian Norman Jr. untuk menjadi juara dunia di kelas tersebut.
Gelar kelas welter merupakan titel dunia ketiga yang diraih Haney sepanjang karier profesionalnya.
Sebelumnya, petinju berusia 27 tahun itu pernah menjadi juara dunia di kelas ringan dan kelas welter junior. Haney juga menempati peringkat ketujuh dalam daftar petinju terbaik pound-for-pound versi ESPN.
Sementara itu, Keyshawn Davis datang dengan rekor profesional 15-0 dan mencatat 10 kemenangan knockout.
Ia merupakan mantan juara dunia kelas ringan WBO dan terakhir bertarung pada Mei ketika mengalahkan Nahir Albright melalui keputusan mutlak.
Davis sebelumnya ditetapkan sebagai penantang wajib bagi Haney setelah rangkaian pertandingannya di kelas ringan.
Pertemuan dengan Haney seharusnya menjadi kesempatan penting bagi Davis untuk kembali merebut gelar dunia setelah melepaskan status juara kelas ringan.
Bagi Devin Haney, duel tersebut juga berpotensi menjadi pertahanan gelar berikutnya setelah keberhasilannya naik ke kelas welter.
Namun, dengan Keyshawn Davis menarik diri, rencana mempertahankan sabuk WBO pada 3 Oktober kini bergantung pada keputusan komite organisasi tersebut.
Artikel Tag: WBO, Devin Haney, Keyshawn Davis
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/keyshawn-davis-tolak-jatah-25-persen-duel-perebutan-gelar-vs-haney-batal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini