“King” Callum Walsh Jadi Andalan Utama Debut Zuffa Boxing Milik Dana White
Callum Walsh akan menghadapi Carlos Ocampo dalam laga 10 ronde kelas menengah di Meta Apex, Las Vegas, pada Jumat (23/1) malam waktu setempat. (Foto: Fight TV)
Callum Walsh sejak awal memang diproyeksikan sebagai wajah baru yang segar dan menjanjikan bagi Zuffa Boxing.
Prediksi itu kini menjadi kenyataan ketika petinju asal Irlandia tersebut dipercaya menjadi tajuk utama dalam ajang perdana Zuffa Boxing, perusahaan tinju baru milik Dana White.
Walsh akan menghadapi Carlos Ocampo dalam laga 10 ronde kelas menengah di Meta Apex, Las Vegas, pada Jumat malam waktu setempat.
Callum Walsh (15-0, 11 KO) mengaku bangga mendapat kehormatan sebagai headliner pertama dalam sejarah Zuffa Boxing.
Bagi petinju berusia 24 tahun itu, kesempatan ini terasa spesial karena datang secara alami lewat hubungannya dengan Dana White yang sudah terjalin sejak awal karier profesionalnya pada 2021.
Ia menegaskan tidak merasakan tekanan berlebih dan hanya ingin tampil seperti biasanya, fokus menang dan terus melangkah maju.
Dana White sendiri memiliki rencana besar untuk Walsh.
Setelah dibangun selama empat tahun oleh promotor Tom Loeffler melalui 360 Promotions, Walsh berkembang lewat berbagai panggung, termasuk UFC Fight Pass di Amerika Serikat dan Irlandia.
Kini, White ingin menjadikan Walsh simbol ambisi Zuffa Boxing untuk menghadirkan bintang-bintang baru dan pertarungan berkualitas tinggi.
Memasuki 2026, Walsh juga memulai babak baru dalam kariernya dengan naik kelas dari junior menengah ke kelas menengah.
Keputusan ini diambil seiring kebijakan Zuffa Boxing yang mendorong petinjunya bertarung di kelas berat tradisional.
Callum Walsh mengaku nyaman di kelas 160 pound dan optimistis tetap bisa tampil tajam, bahkan menargetkan bertarung hingga empat kali dalam setahun jika kondisi fisik memungkinkan.
Laga melawan Ocampo menjadi ujian penting bagi Walsh. Petinju asal Meksiko itu dikenal berpengalaman, meski pernah menelan kekalahan telak dari nama-nama besar seperti Errol Spence Jr. dan Tim Tszyu.
Walsh yakin gaya bertarungnya yang mengandalkan pergerakan dan pukulan bersih akan menjadi kunci untuk mengendalikan laga dan meraih kemenangan, bahkan berharap bisa mengakhiri duel dengan knockout.
Menariknya, pertarungan ini akan berlangsung dalam suasana yang sangat berbeda dibanding laga terakhir Walsh, ketika ia tampil sebagai co-main event di depan puluhan ribu penonton dan jutaan pemirsa global.
Namun, Callum Walsh menegaskan lokasi dan jumlah penonton bukanlah masalah. Baginya, esensi tinju tetap sama: naik ring, bertarung, dan menang.
Dana White memuji mentalitas Walsh yang ingin aktif bertanding dan tidak memilih-milih lawan.
Menurutnya, filosofi itulah yang akan diterapkan Zuffa Boxing, meniru model UFC yang mengutamakan aktivitas dan kualitas pertarungan.
Meski ada anggapan Walsh mendapat “keistimewaan Dana White”, sang petinju menepisnya dan menegaskan bahwa di Zuffa Boxing, semua atlet harus membuktikan diri di atas ring.
Dengan debut Zuffa Boxing yang dinahkodainya, Callum Walsh diharapkan menjadi kapten yang membawa perusahaan baru ini berlayar jauh di dunia tinju profesional.
Artikel Tag: Dana White, Las Vegas, Amerika Serikat
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/king-callum-walsh-jadi-andalan-utama-debut-zuffa-boxing-milik-dana-white
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini