Menang TKO Atas Gilberto Ramirez, David Benavidez Rebut Gelar Cruiserweight
Penampilan agresif David Benavidez (kiri) sejak awal laga membuat Ramirez kesulitan mengimbangi kecepatan dan kombinasi pukulan lawannya. (Foto: Fight TV)
David Benavidez mencatat kemenangan impresif dengan menghentikan Gilberto Ramirez melalui TKO pada ronde keenam untuk merebut gelar kelas penjelajah WBA dan WBO, Sabtu malam (2/5) di T-Mobile Arena.
Kemenangan ini memastikan Benavidez menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda, setelah sebelumnya meraih gelar di kelas super middleweight dan light heavyweight.
Petinju berusia 29 tahun itu kini memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 32-0 dengan 26 kemenangan KO.
Penampilan agresif David Benavidez sejak awal laga membuat Ramirez kesulitan mengimbangi kecepatan dan kombinasi pukulan lawannya.
Pada ronde keempat, Benavidez mulai mengambil alih kendali dengan serangan bertubi-tubi, termasuk uppercut yang sempat membuat Ramirez goyah sebelum akhirnya menjatuhkannya.
Meski sempat bertahan di ronde kelima, tekanan tanpa henti kembali dilancarkan Benavidez pada ronde berikutnya.
Serangkaian uppercut dan kombinasi keras membuat kondisi Ramirez semakin tertekan.
Dengan kurang dari 30 detik tersisa, pukulan beruntun terakhir menjatuhkan Ramirez dan memaksa wasit menghentikan pertarungan pada detik 2:59 ronde keenam.
Usai pertarungan, pihak promotor menyatakan Ramirez langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kepala.
Ia dilaporkan dalam kondisi stabil meski mengalami pembengkakan pada bagian mata, tanpa indikasi patah tulang.
Bagi Ramirez (48-2, 30 KO), kekalahan ini menjadi yang kedua dalam kariernya. Sebelumnya, ia hanya pernah kalah dari Dmitry Bivol pada 2022.
Ramirez sempat tampil solid di kelas cruiserweight dengan meraih empat kemenangan beruntun, termasuk saat menyatukan gelar setelah mengalahkan Chris Billam-Smith dan Arsen Goulamirian.
Namun, keunggulan kecepatan tangan dan volume pukulan Benavidez menjadi faktor penentu dalam duel ini.
Ia terus menekan dan melancarkan kombinasi yang efektif untuk merusak pertahanan lawan.
“Pilihan pukulan dan kombinasi saya berbeda dari yang lain,” ujar Benavidez usai laga.
Kemenangan ini juga membuka peluang besar bagi David Benavidez untuk menjadi wajah baru tinju Meksiko, terutama setelah tampil dominan pada akhir pekan Cinco de Mayo, momen yang selama ini identik dengan Canelo Alvarez.
Benavidez bahkan langsung menantang Alvarez yang hadir di arena. Ia menyatakan keinginannya menghadirkan pertarungan yang dinantikan penggemar.
Selain itu, Benavidez juga menyebut nama Dmitry Bivol sebagai target berikutnya. Ia menegaskan ingin terus menghadapi lawan terbaik untuk menguji kemampuannya.
Dengan performa dominan dan status juara tiga divisi, David Benavidez kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju elite dunia sekaligus kandidat kuat bintang utama tinju global.
Artikel Tag: Canelo Álvarez, David Benavidez, gilberto ramirez
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/menang-tko-atas-gilberto-ramirez-david-benavidez-rebut-gelar-cruiserweight
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini