Moses Itauma Bersiap Merebut Gelar Dunia di Tengah Sorotan Publik

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 29 Agu 2026, 20:53 WIB - 175 views
Moses Itauma mengaku kini mulai dikenal orang di berbagai tempat dan terkadang harus menghadapi situasi ketika sebenarnya ingin menjalani kehidupan secara pribadi. (Foto: Fight TV)

Moses Itauma mengaku kini mulai dikenal orang di berbagai tempat dan terkadang harus menghadapi situasi ketika sebenarnya ingin menjalani kehidupan secara pribadi. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Moses Itauma mulai memasuki fase baru dalam kariernya. Petinju berusia 21 tahun itu kini bukan hanya menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di kelas berat, tetapi juga wajah yang semakin sering muncul di berbagai penjuru Inggris.

Wajah Itauma terpampang di sisi bus di London dan Manchester dengan slogan “Witness History”. Kampanye tersebut mengacu pada peluangnya menjadi juara dunia kelas berat termuda Inggris ketika menghadapi Filip Hrgovic di O2 Arena, London, Sabtu (29/8) malam.

Moses Itauma datang dengan rekor sempurna 14-0, termasuk 12 kemenangan KO. Namun, meningkatnya popularitas justru membuatnya merasa kehidupannya seperti tidak nyata.

“Saya merasa hidup saya seperti palsu,” kata Itauma kepada The Ring. Ia mengaku sejak berusia 18 tahun harus menghadapi perhatian publik yang jauh lebih besar dibandingkan kebanyakan orang seusianya.

Menurut Itauma, petinju yang menjadi juara dunia biasanya memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan kesalahan dan belajar sebelum mencapai puncak. Ia merasa dirinya harus menghadapi proses tersebut ketika masih sangat muda.

Tekanan akan semakin besar jika Itauma mampu mengalahkan Hrgovic dalam perebutan sabuk IBF kelas berat yang saat ini lowong. Kemenangan akan membuatnya menjadi petinju termuda kedua yang pernah menjadi juara dunia kelas berat setelah Mike Tyson.

Tyson merebut gelar dunia pada usia 20 tahun pada 1986 dan menjadi sosok yang dijadikan Itauma sebagai salah satu referensi, baik di dalam maupun di luar ring.

Namun, Moses Itauma tidak ingin mengikuti seluruh perjalanan karier Tyson. “Saya selalu ingin memulai seperti Mike Tyson, tetapi tidak berakhir seperti Mike Tyson,” ujarnya.

Itauma menyadari ketenaran di usia muda membawa risiko tersendiri. Ia mengaku kini mulai dikenal orang di berbagai tempat dan terkadang harus menghadapi situasi ketika sebenarnya ingin menjalani kehidupan secara pribadi.

Untuk mengatasi tekanan tersebut, Itauma berusaha memperkuat mental selama menjalani persiapan bersama Ben Davison di Harlow, Essex.

Ia membaca sejumlah buku pengembangan diri, termasuk A Changed Mind karya David Bayer, The Mental Toughness Handbook karya Damon Zahariades, serta Relentless karya Tim Grover.

Selain membaca, Itauma juga mulai belajar bahasa Prancis. Menurutnya, kemampuan tersebut akan membuka kesempatan untuk mengenal lebih banyak negara dan budaya.

Di sisi lain, Hrgovic menilai Itauma terlalu percaya diri menjelang pertarungan.

Petinju Kroasia itu bahkan memperingatkan bahwa kekalahan atau kemenangan dalam laga tersebut dapat memberikan dampak besar bagi perkembangan Itauma.

Itauma tidak sepenuhnya membantah pandangan tersebut. Ia menyadari bahwa kesempatan menjadi juara dunia pada usia sangat muda membawa konsekuensi besar.

Kini, setelah menjalani rangkaian wawancara dan kewajiban promosi, Itauma hanya ingin segera kembali melakukan hal yang paling disukainya.

“Saya suka tinju,” kata Itauma. “Kalau saya memang bagus dalam tinju, mengapa tidak mengejarnya?”

Artikel Tag: Mike Tyson, Filip Hrgovic

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/moses-itauma-bersiap-merebut-gelar-dunia-di-tengah-sorotan-publik
175
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini