Nelson Hysa Tantang Agit Kabayel untuk Perebutan Gelar WBC
Nelson Hysa
Berita Tinju - Nelson Hysa menunjukkan bahwa ambisinya untuk menembus persaingan papan atas kelas berat bukan sekadar gertakan. Petinju Albania berusia 41 tahun itu baru saja memperpanjang rekor sempurnanya menjadi 25 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 23 di antaranya diraih melalui kemenangan KO.
Hysa tampil dalam pertarungan tambahan pada acara Moses Itauma versus Filip Hrgovic di O2 Arena, London, 29 Agustus 2026. Menghadapi Thomas Narmo, petinju Norwegia yang sebelumnya juga belum terkalahkan, Hysa hanya membutuhkan waktu 36 detik pada ronde kedua untuk memastikan kemenangan.
Sebuah pukulan kanan keras membuat Narmo terjatuh dan kesulitan untuk kembali berdiri dengan stabil. Wasit kemudian menghentikan pertarungan sehingga Hysa dinyatakan menang TKO ronde kedua.
Kemenangan tersebut semakin memperkuat reputasi Hysa sebagai salah satu petinju kelas berat yang memiliki kekuatan pukulan berbahaya. Selain mempertahankan rekor sempurna, Hysa juga berhasil membawa momentum besar untuk mengejar pertarungan dengan nama yang lebih tinggi di divisi tersebut.
Tidak lama setelah kemenangan atas Narmo, Hysa langsung mencari Agit Kabayel di sisi ring. Keduanya terlibat adu mulut sebelum situasi akhirnya diamankan oleh petugas keamanan.
Hysa kemudian menyampaikan alasan dirinya mendatangi Kabayel. Ia merasa peluang untuk menghadapi sang juara dunia belum kunjung diberikan, meski dirinya memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan.
“Saya mendatangi Kabayel karena dia terus menghindar dari saya. Mereka semua seperti menghindar. Saya memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan dan seharusnya mendapatkan kesempatan bertarung untuk gelar,” kata Hysa kepada DAZN.
Hysa bahkan tidak mempermasalahkan lokasi pertarungan. Ia menegaskan kesediaannya untuk mendatangi Jerman apabila itu menjadi syarat untuk menghadapi Kabayel.
“Apakah kamu takut kepada saya? Mengapa tidak melawan saya? Saya akan datang bertarung di rumahmu, di Jerman. Di mana pun kamu mau. Jangan takut, saya akan menjatuhkanmu,” ujar Hysa dalam tantangannya kepada Kabayel.
Ambisi Hysa semakin menarik perhatian karena ia baru menjalani karier profesional sejak 2022, tetapi telah mengoleksi 25 kemenangan dari 25 pertarungan. Ia juga sebelumnya merebut gelar WBO Global kelas berat dan kini ingin meningkatkan level lawan demi mendapatkan kesempatan tampil dalam perebutan gelar dunia.
Dengan rekor 25 kemenangan dan 23 KO, Nelson Hysa kini berharap kemenangan atas Narmo dapat membuka pintu menuju pertarungan terbesar dalam kariernya. Kabayel menjadi target utama, tetapi Hysa juga menyatakan keinginannya untuk menghadapi para juara dan petinju papan atas lainnya di kelas berat.
Artikel Tag: WBC, Heavyweight, Agit Kabayel
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/nelson-hysa-tantang-agit-kabayel-untuk-perebutan-gelar-wbc
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini