Perjalanan Joel Kodua di Dunia Tinju: Dari Pekerjaan Rel ke Gelar Nasional

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 18 Feb 2026, 10:36 WIB - 99 views
Kini, Joel Kodua sudah mengantongi gelar Southern Area dan Inggris kelas welter. (Foto: Fight TV)

Kini, Joel Kodua sudah mengantongi gelar Southern Area dan Inggris kelas welter. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Perjalanan karier tinju Joel Kodua (11-0, 3 KO) membuktikan bahwa kerja keras dan disiplin bisa mengubah nasib.

Sebelum menjadi juara kelas welter Inggris, Kodua menjalani kehidupan keras sebagai insinyur rel kereta api sambil meniti karier tinju.

Setiap pagi, banyak petinju dunia memiliki rutinitas teratur: memantau pemulihan tidur melalui aplikasi, sarapan bergizi, dan memulai latihan.

Namun, bagi Kodua, hal itu bukanlah kemewahan yang bisa ia nikmati. Selama bertahun-tahun, ia harus langsung ke gym setelah menyelesaikan shift malamnya di rel kereta.

“Saya hanya memperbaiki bantalan rel dan rel kereta, bekerja shift malam,” kata Kodua, 29 tahun, kepada The Ring. “Saya bekerja hingga pukul 4 atau 6 pagi, pulang sebentar untuk tidur, lalu langsung ke gym pukul 11 siang.”

Kodua dilatih oleh Tunde Ajayi, pelatih yang dikenal lewat kesuksesan bersama penantang gelar dunia tiga kali, Anthony Yarde. Rekam jejak Ajayi memastikan banyak petinju muda berbakat ingin dilatihnya.

Joel Kodua menarik perhatian karena kemampuan alami ditambah tekadnya yang kuat, terlihat dari rutinitas latihan yang melelahkan.

Ia memulai tinju pada usia 20 tahun. Meski karier amatirnya singkat dengan hanya 12 pertandingan dalam satu musim, ia menunjukkan kemajuan signifikan selama sparring bersama Yarde, hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan penuh Ajayi.

“Orang mengira dia galak, tapi sebenarnya dia orang baik dan pekerja keras. Dia mendorong saya banyak dan merupakan guru yang hebat,” ujar Kodua tentang Ajayi.

Kini, Kodua sudah mengantongi gelar Southern Area dan Inggris kelas welter.

Kemenangan KO-nya atas Joe Garside menempatkannya di jalur untuk menantang gelar Commonwealth yang saat ini dipegang Constantin Ursu, petinju tak terkalahkan yang masuk daftar unggulan.

Pada 28 Februari, Ursu akan mempertahankan gelarnya melawan Owen Cooper secara langsung di DAZN. Gelar British kelas 147 pound yang kosong juga akan dipertandingkan.

Joel Kodua tidak berencana menunggu lama. Ia akan mengikuti pertandingan itu dengan cermat dan menargetkan pemenangnya sebagai lawan berikutnya.

“Saya hanya melihat gelar. Siapa pun yang memegang gelar itulah yang ingin saya lawan dan akan saya lawan,” kata Kodua.

“Karena pertandingan terakhir saya adalah eliminator gelar Commonwealth, saya yakin pertarungan berikutnya akan untuk gelar Commonwealth. Saya sudah menempuh jalur tradisional: Southern Area, Inggris, dan segera menuju British.”

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/perjalanan-joel-kodua-di-dunia-tinju-dari-pekerjaan-rel-ke-gelar-nasional
99
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini