Prichard Colon Meninggal Dunia 10 Tahun Setelah Alami Cedera Otak

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 14 Agu 2026, 20:26 WIB - 157 views
Saat mengalami cedera tersebut, Prichard Colon baru berusia 23 tahun dan tengah dipandang sebagai salah satu prospek menjanjikan dalam dunia tinju. (Foto: AP)

Saat mengalami cedera tersebut, Prichard Colon baru berusia 23 tahun dan tengah dipandang sebagai salah satu prospek menjanjikan dalam dunia tinju. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Mantan petinju profesional asal Puerto Rico, Prichard Colon, meninggal dunia pada Kamis, (13/8), dalam usia 33 tahun.

Kabar tersebut disampaikan ayahnya, Richard Colon, melalui media sosial.

Colon mengalami cedera otak traumatis dalam pertarungan kelas welter melawan Terrel Williams di Fairfax, Virginia, pada Oktober 2015.

Dalam pertarungan tersebut, Prichard Colon beberapa kali mengeluhkan pukulan ke bagian belakang kepala dan sempat terjatuh akibat salah satu pukulan tersebut.

Cedera yang dialaminya membuat Colon berada dalam kondisi vegetatif persisten dan harus menjalani perawatan dengan bantuan keluarganya.

Saat mengalami cedera tersebut, Colon baru berusia 23 tahun dan tengah dipandang sebagai salah satu prospek menjanjikan dalam dunia tinju.

Sebelum pertarungan melawan Williams, Colon memiliki rekor profesional sempurna 16 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 13 kemenangan melalui knockout.

Kariernya yang sedang berkembang terhenti setelah insiden tersebut dan ia tidak pernah kembali bertanding.

Richard Colon menyampaikan kabar duka melalui unggahan berbahasa Spanyol.

Ia mengatakan telah berupaya memenuhi keinginan putranya untuk membawanya berlibur ke Puerto Rico, tetapi keinginan tersebut tidak sempat terwujud.

“Saya melakukan segala yang mungkin untuk memenuhi keinginannya, impiannya membawa dia berlibur ke Puerto Rico seperti yang sangat dia inginkan, tetapi itu tidak bisa dilakukan,” tulis Richard.

Kabar meninggalnya Colon mendapat perhatian dari sejumlah organisasi tinju dunia.

Presiden World Boxing Organization (WBO), Gustavo Olivieri, menyebut Colon memiliki keberanian, ketekunan, dan semangat juang luar biasa dalam menghadapi dampak cedera yang dialaminya.

World Boxing Council (WBC) dan World Boxing Association (WBA) juga mengenang Colon sebagai “pejuang sejati” melalui pernyataan masing-masing di media sosial.

Sebuah laporan investigasi yang dirilis pemerintah negara bagian Virginia pada 2016 turut menyoroti insiden tersebut.

Laporan itu menyimpulkan kondisi medis Colon setelah pertarungan merupakan tragedi, tetapi tidak menemukan satu tindakan yang cukup jelas atau sangat berat untuk menyalahkan satu pihak tertentu.

Pada 2017, orang tua Prichard Colon mengajukan gugatan senilai 50 juta dolar AS terhadap dokter yang bertugas di sisi ring serta promotor yang terkait dengan pertarungan tersebut.

Sepuluh tahun setelah cedera yang mengubah hidupnya, Colon akhirnya meninggal dunia.

Ia dikenang bukan hanya karena potensinya sebagai petinju, tetapi juga karena perjuangannya menghadapi dampak cedera sepanjang satu dekade terakhir.

Artikel Tag: WBC

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/prichard-colon-meninggal-dunia-10-tahun-setelah-alami-cedera-otak
157
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini