Regis Prograis Ambil Laga Lawan Benn Berkat Nasihat Terence Crawford
Menurut Regis Prograis, diskusinya dengan Crawford memberinya perspektif baru mengenai bagaimana menghadapi lawan yang lebih besar secara fisik. (Foto: Fight TV)
Petinju Amerika Serikat Regis Prograis mengungkapkan bahwa percakapannya dengan Terence Crawford menjadi salah satu faktor yang meyakinkannya untuk menerima pertarungan melawan Conor Benn meskipun harus naik kelas berat.
Prograis awalnya mencoba agar duel tersebut digelar di batas kelas welter 147 pound atau setidaknya di angka 149 pound.
Namun Benn tetap bersikeras mempertahankan kesepakatan catchweight di 150 pound dan tidak bersedia menyetujui batas rehidrasi pada malam pertandingan.
Bagi Regis Prograis, syarat tersebut berarti naik cukup jauh dari pertarungan sebelumnya. Dalam laga terakhirnya, batas berat yang digunakan hanya 142 pound.
Meski demikian, kesempatan tampil dalam laga besar di Inggris membuatnya akhirnya menerima tawaran tersebut.
Pertarungan Regis Prograis melawan Benn dijadwalkan berlangsung pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium sebagai bagian dari kartu pertandingan yang juga menampilkan duel Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov.
Menurut Prograis, diskusinya dengan Crawford beberapa bulan lalu memberinya perspektif baru mengenai bagaimana menghadapi lawan yang lebih besar secara fisik.
“Saya sering berlatih tanding dengan petinju yang lebih besar,” kata Regis Prograis kepada The Ring. “Saya harus jujur, saya juga ingin memberi kredit kepada Terence Crawford. Saya sempat bertanya kepadanya bagaimana dia bisa menahan pukulan dari Canelo.”
Dalam percakapan tersebut, Crawford menjelaskan bahwa mempertahankan berat badan alami menjadi salah satu faktor penting saat menghadapi lawan yang lebih besar.
Pengalaman Crawford ketika menghadapi Saul Alvarez menjadi contoh yang memberikan keyakinan bagi Prograis.
Crawford sendiri pernah naik dua divisi untuk menghadapi Alvarez pada September tahun lalu di Allegiant Stadium.
Dalam laga itu, petinju asal Omaha tersebut berhasil mengalahkan Alvarez melalui keputusan mutlak dan merebut gelar kelas menengah super versi The Ring, IBF, WBA, WBC, dan WBO.
Menurut Crawford, ia hanya pernah benar-benar terluka sekali sepanjang kariernya, yakni saat menghadapi Yuriorkis Gamboa pada 2014 ketika masih bertarung di kelas ringan.
Setelah naik kelas, ia merasa lebih kuat dan mampu menyerap pukulan dengan lebih baik.
Pengalaman itu menjadi referensi bagi Prograis dalam mengambil keputusan menghadapi Benn.
Petinju berusia 37 tahun tersebut menilai berat badan alaminya sebenarnya cukup besar untuk menghadapi tantangan tersebut.
Regis Prograis mengaku berat badan alaminya berada di kisaran 160 pon, sehingga ia yakin masih mampu menahan pukulan Benn dalam pertarungan mendatang.
“Ketika Anda berlatih tanding dengan petinju yang jauh lebih besar dan tidak terluka, maka di pertandingan pun seharusnya sama,” kata Prograis. “Jika Anda mempertahankan berat badan alami, semuanya akan baik-baik saja.”
Sementara itu, Benn yang berusia 29 tahun saat ini menempati peringkat keempat kelas menengah versi The Ring.
Ia terakhir kali bertarung pada November lalu ketika membalas kekalahannya dari Chris Eubank Jr. dalam laga ulang di stadion yang sama.
Pertarungan melawan Prograis kini menjadi langkah berikutnya bagi Benn, sementara bagi Prograis laga ini menjadi kesempatan untuk kembali bersaing di panggung besar meski harus menghadapi lawan dengan keuntungan ukuran tubuh.
Artikel Tag: Terence Crawford, conor benn, Regis Prograis
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/regis-prograis-ambil-laga-lawan-benn-berkat-nasihat-terence-crawford
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini