Rico Verhoeven Tempuh Jalan Panjang Menuju Duel Lawan Oleksandr Usyk

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 23 Mei 2026, 06:46 WIB - 244 views
Rico Verhoeven diam-diam telah membangun kemampuan tinjunya selama lebih dari satu dekade bersama keluarga Fury. (Foto: Fight TV)

Rico Verhoeven diam-diam telah membangun kemampuan tinjunya selama lebih dari satu dekade bersama keluarga Fury. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Perjalanan Rico Verhoeven menuju pertarungan perebutan gelar dunia kelas berat WBC melawan Oleksandr Usyk ternyata tidak terjadi secara instan.

Di balik statusnya sebagai legenda kickboxing, petarung asal Belanda itu diam-diam telah membangun kemampuan tinjunya selama lebih dari satu dekade bersama keluarga Fury.

Verhoeven dijadwalkan menghadapi Usyk di depan Piramida Giza, Mesir, Sabtu (23/5) waktu setempat.

Pertarungan itu menjadi sorotan besar karena Verhoeven baru memiliki satu laga tinju profesional sepanjang kariernya.

Namun, petarung berusia 37 tahun tersebut bukan sepenuhnya pendatang baru di dunia tinju.

Rico Verhoeven pernah menjadi sparring partner mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury sejak lebih dari 10 tahun lalu.

Selain itu, ia juga terus berlatih di bawah arahan Peter Fury, paman Tyson Fury, yang kini menjadi pelatih tinjunya.

“Kami sudah saling mengenal lebih dari 15 tahun,” kata Peter Fury kepada ESPN.

Peter menjelaskan Verhoeven rutin datang berlatih untuk memperdalam teknik tinju sejak awal 2010-an, bahkan sempat berlatih lima hari dalam sepekan saat tinggal di Belgia.

“Dia tahu cara bertinju. Dia memahami jab dan tidak asal memukul. Jadi dia bukan pemula,” ujar Peter.

Meski hanya memiliki satu kemenangan tinju profesional pada 2014 melawan lawan dengan rekor buruk, Verhoeven terus mengembangkan kemampuannya melalui sesi sparring bersama sejumlah petinju kelas berat elite.

Tyson Fury menjadi salah satu sosok yang paling memengaruhi perkembangan Verhoeven. Keduanya pernah berlatih bersama menjelang duel Fury melawan Wladimir Klitschko pada 2015.

Verhoeven mengaku pengalaman sparring pertama melawan Tyson Fury menjadi momen yang sangat berat sekaligus membuka matanya mengenai level tinju elite dunia.

“Saya mendapat dua mata lebam dan benar-benar tidak tahu apa yang terjadi,” ujar Verhoeven sambil tertawa.

“Tetapi saya merasa inilah yang saya butuhkan untuk berkembang.”

Menurut Rico Verhoeven, dari awalnya hanya menjadi sparring partner, ia perlahan berubah menjadi bagian penting dari kamp latihan Fury.

Hubungan itu membuatnya terus bekerja sama dengan Peter Fury hingga sekarang.

Selain Tyson Fury, Verhoeven juga pernah berlatih bersama Hughie Fury, Agit Kabayel, hingga Dillian Whyte.

Meski demikian, tidak semua pihak setuju dengan duel Verhoeven melawan Usyk.

Petinju Inggris Dave Allen, yang pernah sparring dengannya pada 2014, menilai pertarungan itu seharusnya hanya menjadi laga ekshibisi dan bukan perebutan gelar dunia.

“Saya tidak merasa pertarungan ini seharusnya terjadi untuk gelar WBC,” kata Allen.

Di sisi lain, juara kelas berat UFC Tom Aspinall percaya Verhoeven tetap memiliki peluang memberi kejutan meski Usyk dianggap petinju terbaik dunia saat ini.

“Apakah Rico lebih baik dari Usyk? Tidak. Tetapi apakah dia punya peluang? Tentu saja,” ujar Aspinall.

Rico Verhoeven sendiri mengaku memahami kontroversi yang muncul terkait kesempatannya langsung menantang juara dunia tak terkalahkan seperti Usyk.

Namun, ia menegaskan pengalaman panjangnya di kickboxing membuat dirinya pantas mendapatkan peluang tersebut.

“Saya sudah mendominasi olahraga saya lebih dari satu dekade dan sekarang saya siap menghadapi tantangan baru,” kata Verhoeven.

Petarung bertinggi 196 cm itu juga optimistis bisa mengejutkan dunia tinju dengan bantuan strategi dari Peter Fury.

“Saya sudah berlatih menghadapi berbagai tipe petinju kelas berat selama bertahun-tahun. Kami akan mencoba mengejutkan dunia tinju,” ujar Verhoeven.

Artikel Tag: oleksandr usyk

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/rico-verhoeven-tempuh-jalan-panjang-menuju-duel-lawan-oleksandr-usyk
244
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini