Ryan Garcia dan Gervonta Davis Kembali Buka Pembicaraan Pertarungan Ulang
Ryan Garcia (kanan) menjabat tangan Gervonta Davis setelah pertarungan mereka. (Foto: Fight TV)
Ryan Garcia dan Gervonta Davis kembali membuka pembicaraan mengenai pertarungan ulang hampir tiga setengah tahun.
Duel pertama mereka berakhir dengan kemenangan KO ronde ketujuh bagi Davis melalui pukulan ke tubuh.
Garcia (26-2, 21 KO), yang kini memegang gelar WBC kelas welter, memiliki banyak pilihan setelah menghentikan Conor Benn pada ronde kedua, pada 12 September, di Las Vegas.
Selain Davis, sejumlah nama yang berpotensi menjadi lawan Garcia adalah sesama juara kelas welter Devin Haney (WBO) dan Teofimo Lopez (WBA), juara kelas junior welter versi The Ring dan WBO Shakur Stevenson, serta mantan juara dunia Terence Crawford.
Ryan Garcia kemudian menantang Davis melalui X. Ia mengingatkan bahwa dirinya pernah turun ke 136 pon untuk menghadapi Davis dengan klausul kenaikan berat badan 10 pon dan meminta Davis naik ke 147 pon.
“Gervonta baik-baik saja, tetapi dia tidak mau menghadapi tantangan. Ada apa denganmu? Saya turun ke 136 pon, sekarang kamu bisa datang ke 147. Jangan ragu sekarang. Saya membutuhkan itu jika kamu menginginkannya. Kalau tidak, tidak ada yang perlu dibicarakan,” tulis Garcia.
Davis (30-0-1, 28 KO) merespons melalui akun X yang tampaknya baru dibuat, @MoneyTwoFly, dan membagikan ulang pesan tersebut dari akun Instagram terverifikasinya.
“Tidak bohong, untukmu saya akan melakukannya di 144. Katakan saja dan ini jadi taruhan. Saya akan menyelesaikan masalah yang sedang saya hadapi. Beri tahu saja. Saya sudah berbicara dengan [promotor] Al Haymon,” tulis Davis.
Gervonta Davis baru sekali bertarung di atas 135,5 pon, yakni saat menghentikan Mario Barrios pada ronde ke-11 dalam batas kelas junior welter pada 2021.
Garcia kemudian mengatakan timnya telah dihubungi Davis dan Haymon. Namun, ia menegaskan pertarungan harus berlangsung di kelas welter.
“Saya bisa memastikan Gervonta dan Al telah menghubungi tim saya. 147 pon atau tidak sama sekali. Saya juga ingin Gervonta menjalani satu pertarungan pemanasan dan berada dalam kondisi terbaik ketika kami bertarung,” ujar Garcia.
Pengacara sekaligus penasihat Ryan Garcia, Guadalupe Valencia, mengatakan kepada The Ring bahwa pertarungan tersebut berpotensi menjadi salah satu duel besar pada 2027.
“Ryan adalah petinju kelas welter terbaik di dunia. Itu tidak bisa diperdebatkan. Dia juga kini menjadi wajah baru tinju,” kata Valencia.
Pertemuan pertama Garcia dan Davis pada 22 April 2023 di T-Mobile Arena, Las Vegas, menghasilkan sekitar 1,2 juta pembelian pay-per-view di Showtime serta pendapatan tiket sebesar 22,8 juta dolar AS.
Sejak itu, Davis hanya dua kali naik ring, menang KO atas Frank Martin pada Juni 2024 dan bermain imbang mayoritas melawan Lamont Roach pada Maret 2025.
Gervonta Davis, yang akan berusia 32 tahun pada November, sebelumnya dijadwalkan menghadapi Jake Paul pada 14 November tahun lalu, tetapi pertarungan dibatalkan setelah muncul tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.
Garcia, 28 tahun, sedang membangun momentum setelah mengalahkan Barrios pada Februari untuk merebut gelar WBC sebelum menghentikan Benn.
“Sekarang setelah adrenalin mereda dan saya benar-benar bisa memahami momen ini, ayo. Saya benar-benar melakukannya,” kata Garcia.
“Saya tahu sebagian orang sulit mengakuinya. Saya punya kemampuan bertinju dan kemampuan saya jauh lebih baik daripada penghargaan yang saya terima dari sebagian petinju dan analis. Tetapi itulah bagian dari permainan.”
Garcia juga mengatakan dukungan penonton membuatnya tidak sabar kembali bertarung.
“Dukungannya luar biasa, 18.000 orang di arena, pendapatan tiket 8 juta dolar AS. Saya tidak sabar untuk kembali naik ring.”
Artikel Tag: Gervonta Davis, Devin Haney, Ryan Garcia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-dan-gervonta-davis-kembali-buka-pembicaraan-pertarungan-ulang
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini