Ryan Garcia dan Teofimo Lopez Bidik Pertarungan pada Awal 2027
Ryan Garcia (kiri) dan Teofimo Lopez. (Foto: Fight TV)
Negosiasi pertarungan antara juara kelas welter WBC Ryan Garcia dan pemegang gelar WBA Teofimo Lopez dilaporkan mengalami kemajuan signifikan.
Duel kedua petinju itu diperkirakan berlangsung pada kuartal pertama 2027, baik sebagai pertarungan unifikasi maupun tanpa mempertaruhkan salah satu gelar juara dunia.
Laporan tersebut disampaikan Mike Coppinger dari The Ring dalam episode terbaru program Inside The Ring yang tayang pada Kamis (15/10).
Ia memperkirakan pertarungan tetap akan terlaksana meskipun Teofimo Lopez tidak lagi berstatus juara WBA saat keduanya berhadapan.
Situasi tersebut berkaitan dengan kewajiban Lopez menghadapi penantang wajib Jack Catterall.
Asosiasi Tinju Dunia (WBA) telah memerintahkan petinju asal New York itu untuk mempertahankan gelarnya melawan Catterall.
Kedua kubu memiliki waktu hingga 22 Oktober untuk mencapai kesepakatan sebelum pertarungan ditentukan melalui lelang pembagian pendapatan atau purse bid.
Chris Mannix dari DAZN sebelumnya melaporkan dalam siaran pertarungan Floyd Schofield melawan Lucas Bahdi pada Sabtu bahwa Lopez berpotensi menempuh jalur hukum agar dapat menghadapi Garcia lebih dahulu tanpa kehilangan gelar WBA miliknya.
Catterall, petinju kidal asal Inggris berusia 33 tahun dengan rekor 33 kemenangan dan dua kekalahan, termasuk 14 kemenangan knockout (KO), menjadi penantang wajib setelah mengalahkan Shakhram Giyasov melalui keputusan angka mutlak pada 23 Mei.
Sementara itu, Teofimo Lopez, 29 tahun, memiliki rekor 23 kemenangan dan dua kekalahan, dengan 13 kemenangan KO.
Ia merebut gelar kelas welter WBA setelah mengalahkan Rolly Romero melalui keputusan angka mayoritas di Las Vegas pada 22 Agustus. Kemenangan tersebut sekaligus menjadikannya juara dunia dalam tiga divisi berbeda.
Dalam peringkat kelas welter The Ring, Lopez menempati posisi ketiga untuk perebutan gelar yang masih lowong, sedangkan Catterall berada di urutan keempat.
Ryan Garcia, 28 tahun, memiliki rekor 26 kemenangan dan dua kekalahan, termasuk 21 kemenangan KO.
Petinju asal Victorville, California, itu merupakan peringkat kedua kelas welter The Ring dan baru saja mempertahankan gelar WBC untuk pertama kalinya dengan menghentikan Conor Benn pada ronde kedua, 12 September.
Setelah kemenangan tersebut, Garcia secara terbuka meminta agar Lopez menjadi lawan berikutnya. Namun, petugas keamanan Zuffa Boxing mencegah Lopez naik ke ring untuk menemui Garcia seusai pertarungan.
Ryan Garcia merebut gelar WBC melalui kemenangan angka mutlak atas Mario Barrios pada 21 Februari.
Kini, kedua petinju berpeluang bertemu pada awal 2027, meskipun persoalan kewajiban mempertahankan gelar Lopez masih menjadi faktor yang perlu diselesaikan.
Artikel Tag: Teofimo Lopez, Ryan Garcia, Mario Barrios
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-dan-teofimo-lopez-bidik-pertarungan-pada-awal-2027
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini