Shakur Stevenson Dianggap Punya DNA Floyd Mayweather di Era Modern
Shakur Stevenson
Berita Tinju: Nama Shakur Stevenson kembali menjadi sorotan menjelang laga besar perebutan gelar juara dunia WBO kelas super-lightweight. Petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat itu mendapat pujian langsung dari Paulie Malignaggi, yang menyebut Stevenson memiliki karakter bertinju mirip legenda Floyd Mayweather.
Floyd Mayweather dikenal sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Ia mengukir era dominasi di dekade 2010-an setelah mengalahkan nama besar seperti Manny Pacquiao, Oscar De La Hoya, Shane Mosley, hingga Canelo Alvarez. Keunggulan bertahan, kecerdasan membaca lawan, serta disiplin tinggi membuat Mayweather dijuluki sebagai petinju defensif terbaik dalam sejarah tinju modern.
Meski Mayweather hingga kini masih dikaitkan dengan isu comeback di usia 48 tahun, Malignaggi menilai dunia tinju sebenarnya sudah memiliki figur serupa. Dalam wawancaranya dengan talkSPORT, Malignaggi menyebut Shakur Stevenson sebagai petinju paling komplet di generasinya.
“Bagi saya, Shakur Stevenson adalah petinju yang selalu saya tempatkan di level teratas. Dia mengingatkan saya pada Floyd Mayweather di era ini. Banyak lawan yang menghindarinya karena kualitasnya,” ujar Malignaggi.
Menurut Malignaggi, Stevenson bukan hanya petinju berbakat, tetapi juga memiliki pemahaman teknik, jarak, dan kontrol pertarungan yang jarang dimiliki petinju seusianya. Ia meyakini Stevenson memiliki potensi besar untuk menjadi wajah baru tinju dunia dalam jangka panjang.
Stevenson sendiri sudah membuktikan kapasitasnya dengan meraih gelar juara dunia di tiga divisi berbeda, mulai dari featherweight, super-featherweight, hingga lightweight. Duel melawan Teofimo Lopez akan menjadi debutnya di kelas 140 pon sekaligus ujian besar untuk membuktikan dirinya mampu mendominasi lintas divisi.
Meski demikian, Malignaggi menegaskan bahwa Teofimo Lopez bukan lawan yang bisa diremehkan. Lopez pernah mencetak kejutan besar dengan mengalahkan Vasyl Lomachenko dan dikenal sebagai petinju yang berbahaya saat berada dalam performa terbaiknya.
“Saya percaya pada kemampuan Stevenson, tetapi Teofimo adalah petinju yang pada malam tertentu bisa mengalahkan siapa pun,” kata Malignaggi.
Pertarungan Stevenson melawan Lopez akan digelar di Madison Square Garden, New York, dan menjadi laga utama dalam ajang yang juga menghadirkan dua perebutan gelar juara dunia lainnya. Duel ini diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menentukan di kelas super-lightweight tahun ini.
Artikel Tag: Shakur Stevenson, Teofimo Lopez
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-dianggap-punya-dna-floyd-mayweather-di-era-modern
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini