Shakur Stevenson: Teofimo Lopez Terlalu Melebih-lebihkan Kekuatan Pukulan

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 31 Jan 2026, 21:36 WIB - 122 views
Shakur Stevenson (kanan) dan Teofimo Lopez Jr. (Foto: Fight TV)

Shakur Stevenson (kanan) dan Teofimo Lopez Jr. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Shakur Stevenson menegaskan bahwa ia tetap menghormati kekuatan pukulan Teofimo Lopez jelang duel mereka pada Sabtu (31/1) malam di Madison Square Garden.

Namun, salah satu petinju defensif terbaik di dunia itu terang-terangan meragukan reputasi power Lopez yang menurutnya sering dibesar-besarkan, terutama oleh Lopez sendiri.

Teofimo Lopez Jr memang dikenal lewat sejumlah knockout spektakuler saat menanjak menjadi juara dunia kelas ringan terpadu.

Akan tetapi, fakta berbicara bahwa lima pertarungan terakhir pemegang sabuk Ring Magazine dan WBO kelas junior welterweight itu semuanya berakhir lewat angka.

Terakhir kali Lopez mencetak KO adalah pada Agustus 2022, ketika menghentikan Pedro Campa di ronde ketujuh.

Shakur Stevenson menilai ketiadaan knockout Lopez di kelas 140 pon tidak bisa sepenuhnya disalahkan pada kenaikan kelas.

Ia menyoroti kemenangan dominan Lopez atas Steve Claggett pada Juni 2024, di mana Lopez melepaskan banyak pukulan keras tanpa mampu menjatuhkan lawannya.

Menurut Stevenson, hal itu menunjukkan bahwa power Lopez tidak semenakutkan yang sering digembar-gemborkan.

Meski mengakui Lopez tetap memiliki pukulan berbahaya, Stevenson percaya bahwa level lawan yang dihadapi Lopez kini jauh lebih tinggi dibandingkan masa kejayaannya di kelas ringan.

Ia menilai lawan-lawan seperti Richard Commey atau Diego Magdaleno tidak berada di level elite yang sama dengan para penantang Lopez di divisi 140 pound saat ini.

Seiring naiknya kualitas kompetisi, efektivitas power Lopez pun dinilai menurun.

Statistik mendukung argumen tersebut. Rasio knockout Lopez yang sempat mencapai 76 persen di kelas ringan kini turun menjadi sekitar 57 persen.

Beberapa laga di kelas junior welterweight bahkan berlangsung ketat, seperti kemenangan angka atas Jamaine Ortiz dan kemenangan split decision melawan Sandor Martin, di mana Lopez sempat terjatuh di ronde kedua.

Di sisi lain, Shakur Stevenson sendiri bukan petinju dengan rasio KO tinggi.

Juara dunia tiga divisi asal Newark, New Jersey, itu hanya memiliki persentase knockout sekitar 46 persen dan baru mencatat dua kemenangan KO dalam tujuh laga terakhirnya.

Pertarungan melawan Teofimo Lopez Jr juga akan menjadi debut Stevenson di kelas 140 pound.

Meski demikian, bandar taruhan tetap menjagokan Stevenson sebagai favorit kuat, dengan odds lebih dari 3-1 untuk merebut sabuk Ring Magazine dan WBO milik Lopez di partai utama “The Ring 6”.

Dengan adu gaya antara kecerdasan bertinju Shakur Stevenson dan agresivitas Teofimo Lopez Jr, duel ini diprediksi akan lebih ditentukan oleh taktik dan presisi ketimbang sekadar kekuatan pukulan.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, madison square garden

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-teofimo-lopez-terlalu-melebih-lebihkan-kekuatan-pukulan
122
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini