Shane Mosley Diyakini Mampu Kalahkan Mayweather dan Crawford
Shane Mosley
Berita Tinju - Shane Mosley kembali mendapat pengakuan dari mantan juara dunia Johnny Nelson. Dalam perbandingan hipotetis melawan dua nama besar seperti Floyd Mayweather Jr dan Terence Crawford, Nelson justru memilih Mosley jika ketiganya bertemu dalam kondisi terbaik.
Mosley memang memiliki periode puncak yang membuatnya menjadi salah satu petinju paling berbahaya pada akhir 1990 an hingga awal 2000 an. Ia tidak hanya mengandalkan kecepatan tangan, tetapi juga memiliki kekuatan pukulan dan agresivitas yang membuat lawan kesulitan mengendalikan jalannya pertarungan.
Karier Mosley di kelas ringan menjadi salah satu bukti dominasinya. Ia berhasil mempertahankan gelar dunia sebanyak delapan kali sebelum memutuskan naik kelas. Setelah berada di kelas welter, Mosley kembali membuktikan kualitasnya dengan merebut gelar juara dunia dua divisi.
Salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya terjadi pada 2000 ketika Mosley menghadapi Oscar De La Hoya. Dalam pertarungan tersebut, ia menang melalui keputusan split dan merebut gelar dunia kelas welter.
Bagi Nelson, versi terbaik Mosley memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi bahkan petinju dengan reputasi sebesar Mayweather dan Crawford.
“Saya memilih Shane Mosley. Ketika berada di puncaknya, dia adalah petinju yang sangat berbahaya,” ujar Nelson kepada Daily Mail Sport.
Penilaian tersebut juga berkaitan dengan pertemuan Mosley melawan Mayweather pada 2010. Mosley memang akhirnya kalah melalui keputusan angka, tetapi ia sempat memberikan salah satu momen paling berbahaya dalam pertarungan tersebut.
Pada ronde kedua, Mosley berhasil mendaratkan pukulan tangan kanan yang membuat Mayweather berada dalam situasi sulit. Mayweather mampu bertahan dan kemudian kembali mengontrol pertarungan hingga memastikan kemenangan.
Namun, Nelson melihat hasil tersebut dari sudut pandang berbeda. Mosley sudah berusia 38 tahun ketika menghadapi Mayweather, sementara masa terbaiknya telah berlalu.
“Ketika mereka bertarung, Mayweather mendapatkan Shane Mosley versi yang sudah lebih tua. Jadi saya memilih Mosley,” kata Nelson.
Mosley memang tidak pernah menghadapi Crawford karena keduanya berasal dari era berbeda. Karena itu, kemungkinan Mosley melawan Crawford dalam kondisi prime hanya menjadi perbandingan hipotetis.
Meski demikian, penilaian Nelson memperlihatkan betapa tinggi kualitas Mosley pada masa terbaiknya. Kecepatan, kekuatan dan gaya bertarung agresif membuat Mosley tetap menjadi salah satu nama yang menarik untuk dibahas ketika membandingkan petinju elite dari generasi berbeda.
Artikel Tag: Floyd Mayweather Jr, Kelas Ringan, kelas welter, Terence Crawford
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/shane-mosley-diyakini-mampu-kalahkan-mayweather-dan-crawford
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini