Teofimo Lopez Nyaman Jadi Underdog: Cukupkah untuk Taklukkan Ring VI?
Meski berstatus juara bertahan, peluang Teofimo Lopez kembali diragukan saat ia bersiap menghadapi Shakur Stevenson demi supremasi kelas welter junior. (Foto: Fight TV)
Teofimo Lopez selalu menjadi salah satu petinju paling menarik di dunia tinju modern.
Atletismenya di atas ring berpadu dengan kepribadian penuh kontroversi di luar arena, menciptakan sosok yang kerap tampil paling berbahaya justru saat banyak pihak meragukannya.
Setiap kali dipandang sebelah mata, Teofimo Lopez sering kali menjawabnya dengan penampilan terbaik.
Situasi itu kembali terulang jelang laga besar di ajang The Ring VI.
Meski berstatus juara bertahan, peluang Lopez kembali diragukan saat ia bersiap menghadapi Shakur Stevenson demi supremasi kelas welter junior dalam laga utama di Madison Square Garden, New York, yang disiarkan DAZN.
Pertarungan ini memiliki makna khusus karena digelar di arena legendaris yang sudah lama haus akan duel kelas dunia.
Stevenson dikenal sebagai salah satu petinju defensif terbaik saat ini, ahli dalam membaca lawan dan melancarkan counterpunch tajam.
Gaya seperti ini bukan hal baru bagi Lopez, namun di masa lalu ia sempat kesulitan menghadapi petinju bertipe “hit and move” dengan level di bawah Stevenson, seperti Jamaine Ortiz dan Sandor Martin.
Tak heran, banyak pihak memprediksi Stevenson akan mengendalikan jarak dan mengamankan kemenangan angka.
Namun, justru status underdog inilah yang kerap memicu versi terbaik dari Lopez. Pada 2020, ia juga diragukan saat menantang Vasiliy Lomachenko untuk gelar The Ring di kelas ringan.
Hasilnya, Lopez tampil agresif sejak awal dan menutup laga dengan ronde terakhir eksplosif untuk merebut kemenangan.
Hal serupa terjadi pada 2023, ketika ia mengalahkan Josh Taylor di New York dan merebut gelar welter junior The Ring.
Meski memiliki dua kemenangan ikonik, performa Lopez memang tidak selalu konsisten. Ada malam-malam di mana ia tampil biasa saja, bahkan nyaris terpeleset.
Kekalahan mengejutkan dari George Kambosos masih menjadi noda terbesar dalam kariernya. Namun, ketika taruhannya besar, Lopez kerap tampil fokus dan berbahaya.
Menghadapi Stevenson yang tengah mencapai puncak performa, Teofimo Lopez diyakini memiliki keunggulan kecepatan tangan dan daya ledak.
Pertanyaannya, mampukah ia memutus ritme Stevenson sebelum sang ahli counter menemukan iramanya?
Laga ini bukan hanya duel dua petinju elite, tetapi juga awal penentuan siapa yang layak memimpin generasi tinju berikutnya di tahun 2026.
Artikel Tag: Teofimo Lopez
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/teofimo-lopez-nyaman-jadi-underdog-cukupkah-untuk-taklukkan-ring-vi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini