Teofimo Lopez Sebut Rolly Romero Lawan Berbahaya di Kelas Welter
Teofimo Lopez (kanan) dan Rolando Romero. (Foto: Fight TV)
Teofimo Lopez percaya diri menghadapi Rolando Romero dalam debutnya di kelas welter.
Mantan juara dunia dua divisi itu menilai kemampuan bertarungnya menjadi keunggulan utama saat menantang Romero untuk gelar kelas welter WBA pada 22 Agustus.
Lopez dan Romero akan bertemu di T-Mobile Arena, Las Vegas, dalam pertarungan utama yang digelar Premier Boxing Champions dan disiarkan melalui DAZN serta Prime Video pay-per-view.
Menjelang pertarungan, Lopez menjalani sesi latihan terbuka di Fortune Gym, Hollywood, California, Selasa.
Petinju berusia 28 tahun tersebut menegaskan dirinya dalam kondisi siap untuk menghadapi tantangan pertamanya di kelas 147 pound.
"Saya benar-benar sehat, fokus, dan siap untuk pertarungan ini. Saya bersemangat dengan semua yang akan datang," kata Lopez.
Lopez menyadari bahwa naik ke kelas welter menghadirkan risiko tersendiri. Apalagi, lawannya merupakan petinju dengan kekuatan pukulan yang dikenal berbahaya.
"Saya menghadapi pemukul besar di 147 pound dan naik ke kelas ini untuk pertama kalinya. Kami mengambil risiko karena tanpa risiko tidak ada hasil," ujarnya.
Meski demikian, Lopez yakin kemampuan teknisnya akan menjadi pembeda. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai petarung yang lebih baik dibanding Romero.
"Menurut saya, keunggulan terbesar saya melawan Rolly adalah saya memang petarung yang lebih baik," kata Lopez.
Di atas kertas, Teofimo Lopez juga menjadi favorit. Berdasarkan DraftKings, Lopez memiliki odds -225, sedangkan Romero berada di angka +175.
Namun, Lopez tidak menganggap remeh lawannya.
Ia menilai kemampuan Romero kerap diremehkan, terutama setelah petinju 30 tahun itu menunjukkan kemampuan bertinju ketika mengalahkan Ryan Garcia melalui keputusan angka mutlak pada Mei 2025.
Rolando Romero juga sempat menjatuhkan Garcia dalam pertarungan tersebut.
"Kemampuan Rolly kurang dihargai. Dia bisa mengontrol tempo dan membuat pertarungan berjalan sesuai keinginannya. Orang-orang mengabaikan itu," kata Lopez.
Lopez sendiri datang setelah mengalami kekalahan telak dari Shakur Stevenson pada 31 Januari. Kekalahan tersebut mengakhiri tujuh pertarungan Lopez di kelas junior welter dan membuatnya beralih ke kelas welter.
Mantan juara The Ring dan juara dunia kelas ringan serta junior welter itu telah mengalahkan sejumlah nama besar seperti Vasiliy Lomachenko dan Josh Taylor.
Jika mampu mengalahkan Rolando Romero, Teofimo Lopez membidik pertarungan unifikasi melawan Devin Haney atau Ryan Garcia. Target akhirnya adalah menjadi juara sejati kelas welter.
"Saya di sini untuk mengambil alih dan menjadi juara undisputed di 147 pound. Divisi ini sedang berada dalam posisi yang sangat bagus," ujar Lopez.
Artikel Tag: Devin Haney, Teofimo Lopez, Rolando Romero
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/teofimo-lopez-sebut-rolly-romero-lawan-berbahaya-di-kelas-welter
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini