Terence Crawford Akui Menyesal Gagal Hadapi Manny Pacquiao
Terence Crawford
Berita Tinju - Terence Crawford mengaku tidak memiliki banyak penyesalan sepanjang karier profesionalnya. Meski telah meraih hampir seluruh pencapaian tertinggi di dunia tinju, termasuk menjadi juara dunia tak terbantahkan di tiga divisi berbeda, ada satu pertarungan yang menurutnya seharusnya bisa terjadi.
Lawan yang dimaksud adalah Manny Pacquiao, legenda tinju asal Filipina sekaligus satu satunya petinju dalam sejarah yang berhasil menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda.
Nama Crawford dan Pacquiao sempat santer dikaitkan pada 2021. Saat itu, Crawford baru saja mempertahankan gelar juara dunia WBO kelas welter setelah mengalahkan Kell Brook melalui kemenangan knockout teknis. Di sisi lain, Pacquiao datang dengan status juara dunia WBA setelah mengalahkan Keith Thurman.
Pertarungan unifikasi gelar antara keduanya hampir mencapai kata sepakat. Namun, rencana tersebut batal terlaksana setelah dukungan pendanaan dari pihak investor di Abu Dhabi tidak berlanjut sehingga negosiasi dihentikan.
Dalam wawancara bersama ESPN, Crawford mengungkapkan bahwa Pacquiao merupakan satu satunya petinju yang benar benar ingin ia hadapi sepanjang kariernya.
"Satu satunya pertarungan yang menurut saya benar benar lepas dari genggaman adalah melawan Pacquiao. Selain itu, saya tidak pernah melihat petinju generasi sebelumnya lalu berpikir ingin melawan mereka. Saya lebih senang menyaksikan mereka bertanding dan belajar dari apa yang mereka lakukan," ujar Crawford.
Meski duel tersebut gagal terwujud, karier Crawford tetap berkembang pesat. Setelah mendominasi divisi welter, petinju berjuluk Bud itu terus naik kelas hingga akhirnya mencetak sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di tiga divisi berbeda usai mengalahkan Canelo Alvarez pada September tahun lalu.
Sementara itu, setelah negosiasi melawan Crawford batal, Pacquiao dijadwalkan menghadapi Errol Spence Jr pada Agustus 2021. Namun, Spence terpaksa mengundurkan diri akibat mengalami cedera retina mata. Posisinya kemudian digantikan Yordenis Ugas, yang sukses mengalahkan Pacquiao melalui kemenangan angka mutlak sekaligus merebut gelar WBA.
Meski kesempatan bertemu di atas ring telah berlalu, duel Terence Crawford melawan Pacquiao masih sering disebut sebagai salah satu pertarungan terbesar yang gagal terwujud pada era modern. Banyak penggemar meyakini laga tersebut akan menjadi salah satu duel paling bergengsi di divisi welter apabila benar benar terlaksana.
Artikel Tag: Manny Pacquiao, kelas welter, Terence Crawford, Unifikasi
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-akui-menyesal-gagal-hadapi-manny-pacquiao
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini