Terence Crawford: Pertarungan Super Tinju Lebih Intens Daripada Super Bowl
Terence Crawford (kiri) bertarung melawan Canelo Alvarez tahun lalu di Allegiant Stadium, Las Vegas. (Foto: Fight TV)
Terence Crawford meyakini bahwa pertarungan tinju besar yang mempertemukan dua petarung terbaik dunia memiliki tekanan dan intensitas yang bahkan melampaui Super Bowl, ajang olahraga paling populer di Amerika Serikat.
Crawford mengungkapkan pandangannya tersebut saat mengenang duel megabintang melawan Saul “Canelo” Alvarez yang berlangsung tahun lalu di Allegiant Stadium, Las Vegas.
Pertarungan itu disaksikan langsung oleh 70.482 penonton, sementara sekitar 41 juta orang lainnya menyaksikan melalui siaran Netflix.
Menurut Crawford, laga seperti itu mampu membuat dunia olahraga berhenti sejenak untuk menyaksikan dua atlet elite bertarung satu lawan satu tanpa jeda.
“Tinju adalah acara yang lebih besar dan memiliki tekanan lebih besar daripada Super Bowl,” kata Terence Crawford dalam Pivot Podcast yang dipandu mantan juara Super Bowl Ryan Clark.
“Anda tidak bisa meminta timeout atau mengganti pemain ketika lelah. Hanya dua orang di atas ring.”
Meski demikian, Crawford tetap mengakui bahwa Super Bowl adalah acara olahraga terbesar di Amerika.
Pada Minggu (8/2), Seattle Seahawks berhasil mengalahkan New England Patriots dalam Super Bowl LX di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, yang diperkirakan ditonton lebih dari 100 juta orang.
Crawford menilai perbedaan utama antara tinju dan olahraga tim terletak pada tanggung jawab individu.
Dalam tinju, seorang petarung tidak bisa bergantung pada rekan setim atau sistem permainan untuk meraih kemenangan.
Petinju asal Nebraska itu resmi pensiun pada Desember lalu setelah menjalani karier profesional selama 17 tahun tanpa kekalahan.
Ia mencatatkan 42 kemenangan dan meraih gelar dunia di lima divisi, termasuk tiga kali menjadi juara sejati.
Ia juga dinobatkan sebagai Fighter of the Year 2025 versi The Ring.
“Sekarang saya merasa damai dengan pensiun,” ujarnya. “Saya sudah mencapai semua yang saya targetkan dan tidak ada lagi yang perlu dibuktikan.”
Keputusan pensiun itu juga dipengaruhi keinginannya menjaga kesehatan jangka panjang.
Terence Crawford mengaku tidak ingin mengalami dampak kerusakan fisik seperti yang dialami sejumlah legenda tinju di masa lalu.
“Saya ingin pensiun dari tinju sebelum tinju yang memensiunkan saya,” kata Crawford.
Artikel Tag: Canelo Álvarez, Terence Crawford, Super Bowl
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-pertarungan-super-tinju-lebih-intens-daripada-super-bowl
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini