Terence Crawford Ungkap Duel Impian yang Tak Pernah Terwujud
Manny Pacquiao dan Terence Crawford
Berita Tinju - Terence Crawford meninggalkan dunia tinju dengan status sebagai salah satu petinju terbaik generasinya. Crawford pensiun pada Desember 2025 dengan rekor sempurna 42 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 31 kemenangan melalui knockout. Ia juga menjadi petinju pria pertama di era empat sabuk yang mampu menjadi juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas berbeda.
Kemenangan atas Errol Spence Jr pada 2023 dan Saul “Canelo” Alvarez pada September 2025 menjadi dua pencapaian terbesar dalam karier Crawford. Saat mengalahkan Canelo, ia bahkan harus naik dua kelas untuk merebut status juara tak terbantahkan kelas menengah super.
Meski demikian, Crawford masih memiliki satu pertarungan impian yang tidak pernah terealisasi, yakni melawan Manny Pacquiao.
Peluang duel tersebut sempat terbuka ketika Crawford masih berkarier di kelas ringan dan kelas welter super ringan. Menurut pelatihnya, Brian “BoMac” McIntyre, tim Crawford bahkan beberapa kali mendapat janji bahwa pertarungan melawan legenda Filipina itu akan diwujudkan.
McIntyre mengatakan kesempatan tersebut pertama kali disebut setelah Crawford mengalahkan Yuriorkis Gamboa pada 2014. Namun, Crawford justru menjalani beberapa pertarungan berikutnya di kelas 140 pon dan duel melawan Pacquiao tidak pernah mendapatkan kepastian.
“Kami beberapa kali dijanjikan pertarungan melawan Pacquiao. Setelah kemenangan atas Gamboa, kami terus diberi tahu bahwa kami akan mendapatkan laga tersebut. Tetapi setelah beberapa pertarungan di kelas 140 pon, duel itu tidak pernah terjadi,” ujar McIntyre dalam The Last Stand Podcast.
Menurut McIntyre, pihaknya sempat mendengar bahwa promotor Bob Arum dan Todd duBoef tengah melakukan negosiasi. Namun, informasi yang diterima tim Crawford justru menunjukkan bahwa pembicaraan tersebut tidak pernah benar benar berkembang.
“Ada beberapa kali Bob dan Todd terlihat seperti sedang bernegosiasi. Tetapi ada orang yang mengatakan kepada saya bahwa sebenarnya mereka bahkan tidak benar benar bernegosiasi. Kami akhirnya hanya mendapatkan harapan yang tidak pernah menjadi kenyataan,” katanya.
Crawford sendiri pernah menyebut Pacquiao sebagai satu satunya petinju yang ingin dihadapinya tetapi tidak pernah mendapat kesempatan. Ia bahkan percaya dirinya memiliki kemampuan untuk menghentikan Pacquiao jika duel tersebut akhirnya terwujud.
Ironisnya, Pacquiao juga pernah menyatakan keinginannya untuk menghadapi Crawford. Karena itu, kegagalan duel tersebut meninggalkan salah satu pertanyaan terbesar dalam karier Crawford.
Kini, setelah Terence Crawford pensiun, pertarungan tersebut dipastikan hanya menjadi bagian dari sejarah tinju. Warisan Crawford tetap luar biasa, tetapi duel melawan Manny Pacquiao akan selalu menjadi salah satu pertarungan yang membuat penggemar bertanya, seberapa hebat pertarungan keduanya jika benar benar terjadi?
Artikel Tag: Manny Pacquiao, Kelas Ringan, kelas welter, Bob Arum, Terence Crawford, Brian McIntyre
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-ungkap-duel-impian-yang-tak-pernah-terwujud
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini