USA Boxing Mundur dari Dukungan Terhadap RUU Reformasi Tinju AS

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 08 Mar 2026, 08:10 WIB - 164 views
Mundurnya USA Boxing dari RUU ini mengancam rencana ekspansi Zuffa Boxing, perusahaan tinju yang didukung oleh TKO Group bentukan Dana White. (Foto: Fight TV)

Mundurnya USA Boxing dari RUU ini mengancam rencana ekspansi Zuffa Boxing, perusahaan tinju yang didukung oleh TKO Group bentukan Dana White. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Dukungan terhadap rancangan undang-undang kontroversial di dunia tinju Amerika Serikat mengalami kemunduran setelah USA Boxing memutuskan menarik dukungannya terhadap Muhammad Ali American Boxing Revival Act (H.R.4624).

Langkah ini dinilai dapat memengaruhi perjalanan legislasi yang sebelumnya bergerak cukup cepat di Kongres.

USA Boxing, badan pengelola resmi tinju amatir di Amerika Serikat, menyampaikan keputusan tersebut melalui surat kepada Ketua Komite Pendidikan dan Tenaga Kerja DPR AS, Tim Walberg, serta anggota senior komite tersebut, Bobby Scott.

Dalam surat itu, dewan direksi USA Boxing menjelaskan bahwa korespondensi yang sebelumnya dikirim pada 18 Januari 2026 tidak mencerminkan posisi resmi organisasi.

Surat tersebut disebut tidak melalui proses persetujuan formal dewan sebelum dikirimkan.

“Setelah dilakukan peninjauan, Dewan Direksi USA Boxing menetapkan bahwa korespondensi tanggal 18 Januari 2026 tidak mencerminkan posisi yang secara resmi diadopsi oleh dewan pada saat pengiriman dan tidak disahkan melalui pemungutan suara,” tulis pernyataan tersebut.

Karena itu, USA Boxing secara resmi menarik surat tersebut dan menyatakan tidak mengambil posisi terkait RUU Muhammad Ali American Boxing Revival Act.

RUU bipartisan tersebut pertama kali diperkenalkan pada Juli lalu oleh dua anggota Kongres AS, Brian Jack dari Partai Republik dan Sharice Davids dari Partai Demokrat.

Salah satu poin utama dalam rancangan undang-undang tersebut adalah pembentukan Unified Boxing Organizations (UBO).

Jika disahkan, UBO akan memiliki kewenangan untuk beroperasi dengan model yang mirip dengan organisasi seni bela diri campuran UFC.

Organisasi tersebut dapat membuat sistem peringkat sendiri, memberikan sabuk juara versi mereka, serta menggelar pertandingan di bawah kendali satu entitas yang sama.

Model tersebut secara efektif akan menghapus pemisahan tradisional dalam tinju antara promotor dan badan pemberi sanksi.

Selama ini, dunia tinju dikenal memiliki beberapa organisasi besar seperti WBA, WBC, IBF, dan WBO yang masing-masing memiliki sistem peringkat dan gelar juara tersendiri.

RUU tersebut diyakini berkaitan dengan rencana ekspansi Zuffa Boxing, perusahaan tinju yang didukung oleh TKO Group.

Perusahaan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan hiburan olahraga asal Arab Saudi, SELA.

Zuffa Boxing disebut berencana membentuk organisasi UBO jika undang-undang tersebut disahkan.

Bahkan, promotor tersebut telah memperkenalkan sabuk juara versinya dan akan menobatkan juara pertama pada Minggu saat Jai Opetaia menghadapi Brandon Glanton dalam duel kelas penjelajah yang disiarkan melalui Paramount+.

RUU Muhammad Ali American Boxing Revival Act sebelumnya telah lolos dari Komite Pendidikan dan Tenaga Kerja DPR AS pada Januari lalu.

Tahap selanjutnya adalah pembahasan di sidang pleno DPR sebelum dilakukan pemungutan suara.

Untuk disahkan, rancangan undang-undang ini membutuhkan dukungan mayoritas sederhana dari anggota DPR.

Sebelumnya, USA Boxing termasuk pihak yang mendukung rancangan undang-undang tersebut.

Beberapa petinggi TKO, termasuk Presiden WWE Nick Khan dan CEO UFC Dana White, bahkan sempat hadir di kejuaraan nasional USA Boxing pada Desember lalu untuk memantau potensi petinju muda.

Namun dengan penarikan dukungan ini, sejumlah pihak menilai peluang RUU tersebut untuk mendapatkan dukungan luas di Kongres bisa terpengaruh.

Di kalangan industri tinju sendiri, banyak pihak yang memandang Ali Revival Act sebagai upaya TKO untuk memperluas kontrol terhadap ekosistem tinju profesional.

Artikel Tag: Muhammad Ali, Dana White

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/usa-boxing-mundur-dari-dukungan-terhadap-ruu-reformasi-tinju-as
164
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini