WBO Hukum Janibek Alimkhanuly Satu Tahun Setelah Gagal Dalam Tes Doping
Janibek Alimkhanuly membantah melakukan pelanggaran, tetapi belum ada pernyataan terkait langkah hukum atau banding atas keputusan tersebut. (Foto: Fight TV)
Badan tinju dunia World Boxing Organization (WBO) menjatuhkan sanksi skorsing satu tahun kepada juara dunia kelas menengah WBO dan IBF, Janibek Alimkhanuly, setelah ia dinyatakan gagal dalam tes doping.
Dalam pernyataan resminya, WBO mengumumkan bahwa Alimkhanuly terbukti positif menggunakan zat terlarang Meldonium dalam tes yang dilakukan pada 15 November.
Skorsing tersebut berlaku surut sejak 2 Desember 2025, sehingga petinju asal Kazakhstan itu masih berpeluang kembali naik ring dalam waktu sekitar sembilan bulan ke depan.
Presiden WBO, Gustavo Olivieri, menyatakan bahwa Komite Kejuaraan Dunia WBO secara bulat memutuskan untuk menskors Alimkhanuly dari seluruh aktivitas tinju maupun laga ekshibisi selama satu tahun.
Rincian lengkap putusan tersebut akan dipublikasikan secara tertulis.
Janibek Alimkhanuly (17-0, 12 KO) sebelumnya dijadwalkan menghadapi juara WBA, Erislandy Lara, dalam laga unifikasi pada 6 Desember.
Namun, pertarungan itu dibatalkan setelah muncul hasil tes yang menunjukkan dugaan penggunaan Meldonium.
Meldonium telah masuk daftar zat terlarang sejak 2016 oleh World Anti-Doping Agency (WADA).
Studi pada 2015 menyebutkan zat tersebut dapat meningkatkan daya tahan atlet, mempercepat pemulihan setelah latihan, melindungi tubuh dari stres, serta meningkatkan fungsi sistem saraf pusat.
Meski demikian, Janibek Alimkhanuly membantah melakukan pelanggaran.
Hingga kini, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihaknya terkait langkah hukum atau banding atas keputusan tersebut.
Sementara sang juara menjalani masa skorsing, WBO memastikan divisi kelas menengah tidak akan stagnan.
Komite memutuskan untuk menggelar perebutan gelar interim antara penantang peringkat pertama WBO, Denzel Bentley, dan peringkat kedua, Endry Saavedra.
Langkah ini diambil untuk menjaga aktivitas kompetisi serta melindungi hak para petinju peringkat atas.
WBO juga menegaskan bahwa setelah masa skorsing berakhir, Alimkhanuly wajib menghadapi juara interim yang telah ditetapkan untuk mengakhiri status interim tersebut.
Tidak akan ada pertarungan lain yang diizinkan sebelum kewajiban itu dipenuhi.
Jika Janibek Alimkhanuly tidak mematuhi ketentuan tersebut, komite berhak mengambil tindakan lanjutan sesuai regulasi WBO.
Keputusan ini menjadi pukulan besar bagi divisi kelas menengah yang tengah menantikan laga unifikasi besar.
Kini, fokus beralih pada perebutan gelar interim sembari menunggu kepastian masa depan sang juara asal Kazakhstan itu.
Artikel Tag: WBO, doping, Janibek Alimkhanuly
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/wbo-hukum-janibek-alimkhanuly-satu-tahun-setelah-gagal-dalam-tes-doping
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini