Xander Zayas Nilai Abass Baraou Diremehkan Yoenis Tellez Jelang Pertarungan

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 20 Jan 2026, 13:25 WIB - 183 views
Abass Baraou (kiri) menaklukkan Yoenis Tellez lewat keputusan mutlak pada 23 Agustus lalu di Orlando, Florida. (Foto: Fight TV)

Abass Baraou (kiri) menaklukkan Yoenis Tellez lewat keputusan mutlak pada 23 Agustus lalu di Orlando, Florida. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Xander Zayas meyakini Yoenis Tellez melakukan kesalahan fatal dengan meremehkan kemampuan Abass Baraou, kesalahan yang berujung kekalahan mengejutkan dalam perebutan gelar interim WBA kelas welter super.

Pandangan itu sudah dimiliki Zayas jauh sebelum Baraou menaklukkan Tellez lewat keputusan mutlak pada 23 Agustus lalu di Orlando, Florida.

Zayas, yang menyaksikan laga tersebut dari sisi ring, langsung menangkap sinyal bahwa Tellez tidak sepenuhnya siap menghadapi Baraou.

Keyakinan Zayas bukan tanpa dasar. Ia dan Baraou pernah menjalani sekitar 80 ronde sparring bersama di South Florida, sehingga Zayas tahu betul kualitas petinju asal Jerman tersebut.

Menurutnya, Abass Baraou memiliki kemampuan lengkap untuk menggagalkan langkah Tellez yang kala itu masih tak terkalahkan.

Faktanya, Tellez turun ke ring sebagai favorit besar dengan rasio taruhan 6-1. Namun, semua prediksi itu runtuh setelah Baraou tampil disiplin, agresif, dan menang angka mutlak.

Kemenangan tersebut sekaligus menghidupkan kembali karier Baraou yang sempat tersendat.

“Saya merasa Tellez mengabaikannya,” kata Zayas. “Dia sudah memikirkan apa langkah berikutnya setelah Abass, bukan fokus pada lawan di depannya. Dia meremehkan Abass dan tidak siap secara mental.”

Zayas menilai situasi seperti itu kerap terjadi dalam dunia tinju. Saat seorang petinju mulai meraih popularitas, uang, dan prestasi, rasa nyaman bisa menjadi jebakan.

Dalam kasus Tellez, Zayas menilai sang petinju menganggap Baraou sekadar batu loncatan menuju laga besar dan bayaran tinggi, hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit.

Usai laga tersebut, Zayas (22-0, 13 KO) langsung memberi tahu promotornya, Bob Arum, bahwa ia ingin menghadapi Baraou dalam laga unifikasi gelar. Permintaan itu akhirnya terwujud.

Zayas dan Baraou dijadwalkan bertarung pada 31 Januari di Coliseo Jose Miguel Agrelot, San Juan, Puerto Rico, dalam duel penyatuan gelar kelas 154 pound.

Abass Baraou (17-1, 9 KO) kini berstatus juara penuh WBA setelah Terence Crawford melepaskan sabuknya.

Zayas, juara WBO kelas welter junior, menyadari sepenuhnya tantangan yang ada.

Berbeda dengan Tellez, ia menegaskan tidak akan mengulangi kesalahan meremehkan Abass Baraou, petinju yang menurutnya mampu mengendalikan pertarungan sejak ronde awal dan membuktikan bahwa fokus adalah segalanya di level tertinggi tinju dunia.

Artikel Tag: Xander Zayas, Abass Baraou, Yoenis Tellez, Petinju, Tinju, boxing, Kelas Welter Super, Orlando, Amerika Serikat, Bob Arum, Puerto Rico, WBA, Terence Crawford, WBO, Kelas Welter Junior

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/xander-zayas-nilai-abass-baraou-diremehkan-yoenis-tellez-jelang-pertarungan
183
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini