Kanal

Akal-akalan Inter Milan, AC Milan dan Roma Tetap Cuan Dari Sponsor Illegal

Penulis: Uphit Kratos
20 Sep 2026, 19:40 WIB

Inter Milan

Berita Liga Italia: Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma tetap menggaet uang perusahaan judi lewat celah hukum, meski Italia melarang total sponsor judi di dalam jersey.

Inter Milan tampil sebagai juara bertahan musim ini usai merengkuh gelar ke-21 mereka musim lalu bersama Cristian Chivu, dan mereka melakukannya dengan sponsor jersey terbesar dalam sejarah klub.

Nama yang tercetak di dada, Betsson Sport, milik perusahaan judi yang sebenarnya dilarang keras hukum Italia menyentuh jersey sepak bola. Namun masih ada celah yang bisa diakali untuk mendapat keuntungan lewat teknis kontrak.

Merek judi asli Betsson tidak boleh mensponsori klub Italia, sehingga kesepakatan dijalankan lewat Betsson Sport, unit media terpisah yang berfokus pada konten, wawancara, dan sorotan pertandingan, bukan taruhan.

Kontrak 4 tahun Inter itu bernilai sekitar 30 Juta Euro per musim dan tercatat sebagai kesepakatan komersial terbesar sepanjang sejarah klub.

Pola serupa juga dipakai AC Milan dan AS Roma lewat merek StarCasino Sport milik Betsson. Artinya, 3 klub besar Serie A kini mengenakan sponsor dari perusahaan yang bisnis utamanya kasino dan taruhan, meski nama itu sendiri tak boleh disebut di jersey.

Total pasar sponsor jersey Serie A musim ini telah menembus 218 Juta Euro, dan kategori infotainment, gabungan konten media dengan perusahaan judi di baliknya, menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat.

Data hak siar dari SportsPro bersama Ampere Analysis menyebut hak siar internasional menyumbang sekitar 41 persen dari total pendapatan siaran Serie A, tertinggi ketiga di antara lima liga top Eropa.

Artikel Tag: AS Roma, Inter Milan, AC Milan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru