Kanal

Aryna Sabalenka Pantang Menyerah Lalui Laga Pertama Di Cincinnati

Penulis: Dian Megane
17 Agu 2026, 11:11 WIB

Aryna Sabalenka [image: jimmie48|WTA]

Berita Tenis: Kondisi di Cincinnati kurang ideal, setelah suhu mendekati 32 derajat Celcius dan embusan angin menyulitkan Aryna Sabalenka serta Talia Gibson, hal tersebut terlihat jelas dari banyaknya lemparan bola yang tidak akurat.

Namun, meski harus berjuang melawan kelelahan akibat cuaca dan melihat lima peluang match point yang ia ciptakan terlepas begitu saja, petenis peringkat 1 dunia berhasil bangkit dan memetik kemenangan 6-2, 7-6 atas petenis berkebangsaan Australia, Gibson di babak kedua Cincinnati Open dalam waktu 1 jam 52 menit.

"Saat ini, saya benar-benar sangat lelah. Cuacanya sangat panas. Saya harap anda semua tetap terhidrasi. Cuacanya benar-benar ekstrem," ujar Sabalenka.

Petenis unggulan pertama berhasil menghindari pertandingan yang berlarut-larut, terutama berkat kualitas pukulan bolanya. Meski kondisi berangin, ia mencatatkan 30 winner, termasuk 13 ace. Setelah hanya mencetak tiga ace di set pertama, ia melesatkan empat ace sekaligus pada service game pembukanya di set kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedua petenis kemudian saling mempertahankan servis hingga kedudukan mencapai 5-5, sebelum situasi pertandingan menjadi kacau.

Setelah hanya berhasil memasukkan 39 persen dari servis pertama di set pembuka, Gibson menemukan ritme permainan yang lebih baik di set kedua. Ia membuka game saat kedudukan 5-5 dengan sebuah forehand winner, tetapi petenis unggulan pertama merespons dengan merebut empat poin berturut-turut untuk mematahkan servis lawan dan unggul 6-5, yang tampaknya menutup peluang bagi petenis berkebangsaan Australia.

Sebaliknya, justru juara di Indian Wells musim ini yang goyah. Game berikutnya berlangsung alot hingga mencapai enam kali deuce dan diwarnai lima peluang match point, yang semuanya berhasil digagalkan oleh Gibson. Saat servis pertama petenis unggulan pertama justru gagal di saat krusial dan petenis berkebangsaan Australia mengambil kesempatan untuk mematahkan servis lawan dan memaksakan terjadinya babak tiebreak.

Namun, seperti yang kerap ia tunjukkan sepanjang kariernya, petenis unggulan pertama berhasil menguasai jalannya babak tiebreak. Enam dari tujuh poin yang ia raih berasal dari pukulan winner, termasuk backhand return winner pada peluang match point keenam yang menutup set berdurasi 72 menit tersebut sekaligus memastikan langkahnya ke babak ketiga Cincinnati Open.

"Akhir pertandingan itu cukup menyulitkan dan menurut saya, ia menampilkan permainan yang sangat tangguh di pengujung laga," ungkap Sabalenka. "Energi saya benar-benar menurun pada game terakhir itu, situasi yang terasa agak canggung. Saya senang karena meskipun ia berhasil mengejar ketertinggalan, saya tetap tenang dan mampu menampilkan permainan tenis yang luar biasa di babak tiebreak."

Selanjutnya, Sabalenka akan menghadapi Wang Xinyu di babak ketiga Cincinnati Open. Ia unggul 1-0 dalam head to head mereka setelah memenangkan pertemuan pertama mereka di Australian Open musim 2022.

Di babak kedua, petenis bekebangsaan Cina, Wang menumbangkan petenis unggulan ke-31, Donna Vekic dengan 3-6, 6-1, 6-4.

Artikel Tag: Cincinnati Open, Aryna Sabalenka, Wang Xinyu

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru