Razif Sidek Kecam Penyelenggaraan BWF Super 1000 Menjadi 11 Hari
Viktor Axelsen-Anthony Sinisuka Ginting/[Foto:AFP]
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melakukan perombakan besar-besaran pada Tur Dunianya dengan memperluas lima turnamen unggulan Super 1000 menjadi acara 11 hari, yang tersebar selama dua akhir pekan, mulai dari siklus 2027-2030.
Setiap turnamen Super 1000 akan menawarkan total hadiah sebesar US$2 juta (RM7,86 juta) atau berkisar.36 miliar rupiah, sementara BWF juga mengkonfirmasi kalender Tur Dunia sebanyak 36 turnamen untuk periode yang sama.
Dengan struktur yang telah diperbarui, tur ini akan terdiri dari BWF World Tour Finals, lima turnamen Super 1000, lima turnamen Super 750, sembilan turnamen Super 500, delapan turnamen Super 300, dan delapan turnamen Super 100, yang kini sepenuhnya terintegrasi ke dalam BWF World Tour.
Perubahan terbesar akan terjadi di level Super 1000, di mana undian tunggal akan diperluas dari 32 menjadi 48 pemain. Format babak penyisihan grup yang diikuti babak gugur akan menggantikan sistem gugur langsung yang saat ini berlaku. Namun, nomor ganda akan tetap menggunakan format gugur 32 pasangan.
Saat ini, turnamen Super 1000 diselenggarakan selama enam hari dalam siklus 2023-2026.
Mantan pemain internasional Datuk Razif Sidek meyakini format baru ini akan memberikan beban finansial yang berat pada asosiasi nasional, termasuk Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), serta para pemain bulu tangkis independen.
"Turnamen selama 11 hari jelas terlalu lama untuk bulu tangkis. Akan ada terlalu banyak hari istirahat," kata Razif.
"Namun kelemahan terbesarnya adalah para pemain akan merasakan dampak finansialnya."
"Dengan format saat ini, seorang pemain atau pasangan dapat berkompetisi dalam turnamen Super 1000 dan Super 750 selama dua minggu dan berpotensi mendapatkan lebih banyak hadiah uang dan poin peringkat."
"Meskipun hadiah uang untuk turnamen Super 1000 telah meningkat, saya rasa itu tidak akan cukup untuk menutupi biaya akomodasi yang lebih tinggi yang harus ditanggung oleh asosiasi dan pemain independen."
Razif memperingatkan bahwa situasinya akan jauh lebih sulit bagi mereka yang tersingkir lebih awal.
"Jika seorang pemain atau pasangan tersingkir di babak penyisihan grup, mereka mungkin harus menunggu hingga 10 hari sebelum turnamen berikutnya," katanya.
"Pulang ke rumah dan bepergian lagi hanya akan membuat pengeluaran mereka semakin tinggi."
Namun, Razif mengatakan format yang diperpanjang bisa cocok untuk pemain yang lebih tua.
"Pemain bulu tangkis veteran mungkin akan mendapat manfaat dari periode pemulihan yang lebih lama di antara pertandingan," katanya.
"Mereka bisa beristirahat, memulihkan diri, dan bertarung lagi. Namun pemain lain mungkin kehilangan momentum, dan beberapa juga bisa kehilangan fokus."
"Turnamen BWF Super 1000 seharusnya hanya diikuti oleh 32 pemain terbaik agar para penggemar mendapatkan pertandingan berkualitas."
"Saya rasa tidak akan ada banyak keseruan jika pemain peringkat 1 dunia bermain melawan seseorang yang berada di peringkat 48," tambahnya.
Artikel Tag: BWF World Tour, Razif Sidek, World Tour